×
Ad

Trump Minta ABC Pecat Jimmy Kimmel karena Lelucon soal Melania

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 01 Mei 2026 14:15 WIB
Jimmy Kimmel (Foto: dok. Jimmy Kimmel Live!)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta stasiun TV ABC untuk memecat komedian dan pembawa acara Jimmy Kimmel. Pernyataan Trump itu disampaikan karena Kimmel dianggap menyerang Trump dan keluarganya dalam monolog di acara talkshow.

Dilansir CNN, Jumat (1/5/2026), Trump telah mengecam Kimmel dalam beberapa tahun karena joke dan monolognya. Namun baru-baru ini kontroversi dimulai minggu lalu ketika Kimmel membuat lelucon atau joke soal Melania Trump yang terlihat seperti "janda hamil."

Pada Senin pagi Melania Trump meminta ABC untuk "mengambil sikap,". Trump menindaklanjutinya pada sore harinya dengan mengatakan ABC "seharusnya" memecat Kimmel segera.

Kemudian, pada hari Selasa, Komisi Komunikasi Federal (FCC) yang berpihak pada Trump memerintahkan Disney sebagai induk perusahaan ABC, untuk melakukan proses perpanjangan dini untuk delapan lisensi stasiun ABC-nya. Ini dinilai sebuah langkah yang secara luas dilihat sebagai bentuk hukuman pemerintah.

Meskipun FCC menyatakan bahwa tantangan lisensi tersebut terkait dengan penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap inisiatif DEI Disney, sebagian besar pengamat melihatnya sebagai pembalasan atas penolakan ABC untuk memecat Kimmel.

Disney mengatakan pada hari Selasa bahwa stasiun ABC-nya mematuhi aturan FCC dan bahwa mereka akan membela stasiun-stasiun tersebut melalui "jalur hukum yang berlaku."

Trump Desak ABC Pecat Jimmy Kimmel

Unggahan lanjutan Trump pada hari Kamis menunjukkan bahwa ia ingin terus menekan Kimmel dan ABC. Unggahan itu disampaikan Trump dalam media sosial milikinya, Truth Social.

"Kapan ABC Fake News Network akan memecat Jimmy Kimmel yang sama sekali tidak lucu, yang secara tidak kompeten memimpin salah satu acara dengan rating terendah di televisi? Orang-orang marah. Sebaiknya segera!!!" kata Trump.

Trump salah tentang rating Kimmel. Akan tetapi dia benar bahwa para influencer media MAGA marah terhadap komedian tersebut dan ABC mendukungnya.

Disney Tak Goyah

Perusahaan induk ABC, Disney, tidak menunjukkan tanda-tanda goyah meskipun ada tekanan dari Trump, serta tantangan yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya dari FCC terhadap lisensi stasiun ABC.

Disney menolak berkomentar tentang seruan untuk memecat Kimmel, yang masih terikat kontrak hingga tahun depan. Perusahaan tersebut tetap menayangkan acara late-show Kimmel dan tidak melakukan apa pun untuk menjauhkan diri darinya.

Atas respons Disney itu, Trump menindaklanjuti unggahannya di Truth Social dengan mengatakan kepada Greta Van Susteren dari Newsmax bahwa "Kimmel seharusnya tidak tampil di televisi" dan bahwa "ABC menempatkan diri mereka dalam bahaya besar" dengan tetap menayangkannya.

Trump kemudian mengungkit gugatan pencemaran nama baiknya tahun 2024 terhadap George Stephanopoulos dan ABC News. Kasus ini diselesaikan oleh jaringan tersebut dengan membayar $16 juta untuk menghindari persidangan yang tidak dapat diprediksi. "Ini sangat serius," kata Trump.

Sementara itu, Para ahli hukum mengatakan Disney hampir pasti akan menang dalam pertempuran hukum apa pun terkait lisensi stasiunnya.




(lir/gbr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork