Kesal, Trump Berniat Pangkas Pasukan AS di Jerman

Kesal, Trump Berniat Pangkas Pasukan AS di Jerman

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 30 Apr 2026 11:28 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: Getty Images via AFP/ANNA MONEYMAKER)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: Getty Images via AFP/ANNA MONEYMAKER)
Jakarta -

Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah pasukannya di Jerman. Ini disampaikannya di tengah perselisihan dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz mengenai perang Iran.

"Amerika Serikat sedang mempelajari dan meninjau kemungkinan pengurangan pasukan di Jerman, dengan keputusan yang akan dibuat dalam waktu dekat," tulis Trump di platform Truth Social miliknya, dilansir kantor berita AFP, Kamis (30/4/2026).

Amerika Serikat memiliki lebih dari 35.000 tentara di Jerman pada tahun 2024, menurut Layanan Penelitian Kongres, meskipun jumlahnya sekarang diyakini lebih tinggi. Menurut media Jerman, jumlahnya mendekati 50.000 personel.

Selama masa jabatannya, Trump telah beberapa kali mengancam akan mengurangi jumlah pasukan AS di Jerman dan sekutu Eropa lainnya sebagai bagian dari kritiknya terhadap aliansi NATO.

Namun, Washington kini tampaknya bertekad untuk menghukum sekutu yang tidak mendukung perang AS-Israel di Iran atau tidak berkontribusi pada pasukan penjaga perdamaian di Selat Hormuz.

Kanselir Merz telah menjadi sasaran kemarahan Trump setelah dia mengatakan awal pekan ini, bahwa Iran sedang "mempermalukan" Washington di meja perundingan.

Trump kemudian mengatakan pada hari Selasa, bahwa Merz "berpikir tidak apa-apa bagi Iran untuk memiliki senjata nuklir. Dia tidak tahu apa yang dia bicarakan!"

Pemimpin Jerman itu meredakan perselisihan tersebut pada hari Rabu, dengan menegaskan bahwa mereka masih berhubungan baik.

"Dari sudut pandang saya, hubungan pribadi antara presiden Amerika dan saya tetap sebaik sebelumnya," kata Merz dalam konferensi pers di Berlin.

Pemimpin Jerman itu mengatakan bahwa ia telah menyatakan keraguan tentang perang AS-Israel terhadap Iran sejak awal. Dia menambahkan: "Kami di Jerman dan di Eropa sangat menderita akibat konsekuensinya."

Washington tampaknya sedang mempertimbangkan langkah-langkah pembalasan lain terhadap sekutu Barat yang belum membantu melawan Iran.

Pekan lalu sebuah laporan mengatakan bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mencoba menangguhkan keanggotaan Spanyol dari NATO.

Simak juga Video 'Rencana Trump Buka Hasil Temuan UFO Besar-besaran':

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait