Pidato di Kongres AS, Raja Charles Desak AS Teguh dengan Sekutu Barat

Pidato di Kongres AS, Raja Charles Desak AS Teguh dengan Sekutu Barat

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Rabu, 29 Apr 2026 04:22 WIB
Queen Camilla, King Charles III, U.S. President Donald Trump and First Lady Melania Trump wave as they watch a Pass in Review from the balcony of the South Portico during the State Arrival Ceremony on the South Lawn on day two of the State Visit of
Foto: Presiden AS Donald Trump saat menyambut Raja Inggris Charles III di Gedung Putih AS. (via REUTERS/Chris Jackson)
Jakarta -

Raja Inggris Charles III menyampaikan pidato di Kongres dalam rangkaian kunjungannya di Amerika Serikat (AS). Raja Charles mendesak AS tetap teguh bersama sekutu-sekutu Baratnya.

Hal itu disampaikan Raja Charles seiring situasi ketegangan atas Iran dan Ukraina yang berisiko merusak hubungan transatlantik dalam beberapa tahun terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tantangan yang kita hadapi terlalu besar untuk ditanggung oleh satu negara saja," katanya dalam pidatonya di Kongres AS, dilansir AFP, Rabu (29/4/2026).

Ia menyerukan agar para mitra membela nilai-nilai bersama.

"Apa pun perbedaan kita, apa pun ketidaksepakatan yang mungkin kita miliki, kita bersatu dalam komitmen kita untuk menegakkan demokrasi," kata raja kepada para anggota parlemen.

Pidato Raja Charles di hadapan Kongres itu dalam momen perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika dari Inggris, Charles menekankan ikatan historis antara kedua negara, dengan mengatakan bahwa kemitraan mereka "lahir dari perselisihan, tetapi tidak menjadi kurang kuat karenanya."

"Saya berdoa dengan sepenuh hati agar aliansi kita terus membela nilai-nilai bersama kita... dan agar kita mengabaikan seruan untuk semakin menutup diri," tambahnya.

Ia mengatakan "tekad yang tak tergoyahkan diperlukan untuk membela Ukraina dan rakyatnya yang paling berani -- untuk mengamankan perdamaian yang benar-benar adil dan abadi."

(fca/fca)


Berita Terkait