Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi melakukan pertemuan dengan Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir, selama berada di Islamabad, ibu kota Pakistan, pada Sabtu (25/4) waktu setempat.
Pertemuan ini dilakukan di tengah upaya Pakistan untuk memediasi dan menghidupkan kembali perundingan damai yang terhenti antara Iran dan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang secara permanen.
Menurut sebuah video singkat yang diunggah oleh Kedutaan Besar Iran via media sosial X, seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu (25/4/2026), pertemuan itu juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi, penasihat keamanan nasional dan kepala intelijen antar-lembaga Letnan Jenderal Asim Malik, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei, dan Duta Besar Iran Reza Amiri Moghadam.
Meskipun Kedutaan Besar Iran tidak memberikan informasi detail lebih lanjut, sumber-sumber Pakistan mengatakan kepada Anadolu bahwa kedua pihak membahas hal-hal yang berkaitan dengan potensi putaran kedua pembicaraan antara Teheran dan Washington dalam beberapa hari mendatang.
Araghchi tiba di Islamabad pada Jumat (24/4) malam, dengan Baghaei mengatakan kunjungan itu dimaksudkan untuk bertemu langsung dengan para pejabat senior Pakistan, bukan dengan delegasi AS.
Dia menyebut pertemuan itu akan membahas proposal untuk memulai kembali perundingan damai dengan AS, setelah perundingan sebelumnya berakhir tanpa kesepakatan apa pun.
"Tidak ada pertemuan yang direncanakan antara Iran dan AS. Pengamatan Iran akan disampaikan kepada Pakistan," kata Baghaei dalam pernyataannya.
Putaran pertama perundingan damai AS-Iran digelar di Islamabad pekan lalu, namun gagal mencapai kesepakatan. Pembicaraan itu digelar setelah Pakistan memediasi gencatan senjata selama dua minggu yang diberlakukan sejak 8 April, yang kemudian diperpanjang secara sepihak oleh Presiden AS Donald Trump.
Di Islamabad, Araghchi juga akan melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif dan Menlu Pakistan Ishaq Dar.
Sebelumnya, Gedung Putih mengatakan bahwa utusan khusus AS Steve Witkoff dan penasihat AS, Jared Kushner, yang juga menantu Presiden Donald Trump, akan terbang ke Pakistan pada Sabtu (25/4) setempat untuk melakukan pembicaraan dengan Iran.
Iran menolak untuk melakukan pembicaraan langsung dengan AS, dan mengatakan bahwa kekhawatiran mereka akan disampaikan kepada Pakistan.
Lihat juga Video AS-Iran Ketemu Lagi di Pakistan, Trump Utus Menantunya











































