×
Ad

Iran Bantah Trump soal Perpecahan: Tak Ada Garis Keras atau Moderat

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 24 Apr 2026 15:35 WIB
Presiden AS Donald Trump (dok. AFP/MANDEL NGAN)
Teheran -

Para tokoh pemimpin Iran ramai-ramai menolak klaim yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal perpecahan dalam sistem pemerintahan Teheran. Ditegaskan para pemimpin Iran bahwa persatuan di negara Syiah itu "tak tergoyahkan".

Kepala otoritas kehakiman Iran, Gholam-Hossein Mohseni-Ejei, seperti dilansir Al Arabiya, Jumat (24/4/2026), mengkritik keras Trump dalam pernyataan via media sosial X pada Kamis (23/4) waktu setempat.

DMohseni-Ejei mengatakan bahwa Trump seharusnya "menyadari bahwa istilah 'garis keras' dan 'moderat' adalah label yang dibuat-buat tanpa dasar yang nyata, yang umum digunakan dalam wacana politik Barat".

Dia menambahkan bahwa: "Semua kelompok dan semua arus di Iran pada akhirnya mempertahankan kohesi, persatuan, dan komitmen mereka terhadap arahan Pemimpin Tertinggi yang terhormat."

Kritikan Mohseni-Ejei itu disampaikan setelah Presiden Masoud Pezeshkian dan ketua parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf merilis pernyataan bersama, yang isinya membantah adanya keretakan dalam sistem pemerintahan Iran.

"Di Iran, tidak ada garis keras atau moderat. Kita semua adalah warga Iran," tegas Ghalibaf dalam postingan via media sosial X.

"Dengan persatuan yang tak tergoyahkan antara rakyat dan negara, dan ketaatan penuh kepada Pemimpin Tertinggi, kita akan membuat agresor menyesali tindakan mereka," sebutnya.

Pezeshkian juga mengunggah pernyataan dengan kata-kata yang sama persis via akun media sosial X miliknya.




(nvc/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork