5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Senin, 20 Apr 2026 18:00 WIB
Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat (Foto: Getty Images/AFP)
Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat (Foto: Getty Images/AFP)
Jakarta -

Pasukan Iran melancarkan rentetan serangan drone terhadap beberapa kapal Amerika Serikat (AS) pada Minggu (19/4) waktu setempat. Ini dilakukan setelah salah satu kapal perang Amerika menembaki dan menyita sebuah kapal kargo berbendera Iran di perairan Teluk Oman.

Serangan drone itu, seperti dilansir Anadolu Agency dan TRT World, Senin (20/4/2026), merupakan pembalasan Teheran terhadap tembakan dan penyitaan yang dilakukan Washington terhadap kapal kargo tersebut.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (20/4/2026):

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

- Iran Belum Juga Makamkan Ayatollah Khamenei, Kenapa?

Iran belum juga memakamkan mantan pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei, sekitar lebih dari tujuh minggu setelah dia meninggal akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada akhir Februari lalu.

Otoritas Iran, seperti dilansir NDTV dan Hindustan Times, Senin (20/4/2026), belum mengambil keputusan akhir soal lokasi pemakaman Ali Khamenei.

Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintahan Teheran, yang kini dipimpin Mojtaba Khamenei, anak laki-laki Khamenei, sedang sibuk menangkal ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh pasukan AS dan Israel.

- Giliran Iran Serang Kapal AS Usai Kapalnya Ditembak di Teluk Oman

Pasukan Iran melancarkan rentetan serangan drone terhadap beberapa kapal Amerika Serikat (AS) pada Minggu (19/4) waktu setempat. Ini dilakukan setelah salah satu kapal perang Amerika menembaki dan menyita sebuah kapal kargo berbendera Iran di perairan Teluk Oman.

Serangan drone itu, seperti dilansir Anadolu Agency dan TRT World, Senin (20/4/2026), merupakan pembalasan Teheran terhadap tembakan dan penyitaan yang dilakukan Washington terhadap kapal kargo tersebut.

Kantor berita Iran, Tasnim News Agency, melaporkan bahwa setelah pasukan AS menaiki kapal kontainer TOUSKA di perairan Teluk Oman, drone-drone Iran diluncurkan terhadap kapal-kapal Amerika. Tidak disebutkan lebih lanjut oleh Tasnim apakah target serangan drone Teheran itu kapal militer atau komersial.

- Viral Foto Tentara Israel Pukul Patung Yesus di Lebanon

Sebuah foto yang beredar luas di media sosial menunjukkan seorang tentara memukul patung Yesus Kristus dengan menggunakan sebuah palu raksasa. Militer Israel mengonfirmasi foto tersebut asli dan membenarkan bahwa tentara dalam foto itu merupakan salah satu tentaranya.

Tel Aviv menegaskan pihak militer sedang menyelidiki lebih lanjut insiden yang disebut terjadi di wilayah Lebanon bagian selatan tersebut.

Foto yang beredar itu, seperti dilansir AFP, Senin (20/4/2026), tampaknya menunjukkan seorang tentara yang berseragam militer Israel sedang memukulkan sebuah palu godam ke bagian kepala patung Yesus. Posisi patung Yesus itu terbalik di atas tanah setelah terjatuh dari salibnya.

- Gempa M 7,4 Guncang Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang wilayah Jepang pada Senin (20/4) petang waktu setempat. Otoritas setempat merilis peringatan tsunami untuk wilayah utara dan timur laut Jepang.

Survei Geologi Amerika Serikat (AS) atau USGS, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (20/4/2026), mencatat gempa bumi tersebut mengguncang pada pukul 07.52 GMT, dengan pusat gempa berada di area berjarak 71 mil dari kota Miyako, yang terletak di Provinsi Iwate.

Pemerintah Jepang mencatat gempa tersebut berkekuatan Magnitudo 7,5 dan merilis peringatan tsunami untuk area sepanjang Pantai Pasifik di Aomori, Hokkaido, dan Iwate.

- Pertama Kali, Israel Rilis Peta Lebanon Selatan di Bawah Kendalinya

Militer Israel untuk pertama kalinya menerbitkan peta wilayah Lebanon bagian selatan, yang menampilkan garis penempatan baru untuk pasukannya di negara tetangganya itu. Peta versi Israel itu menempatkan puluhan desa di Lebanon berada di bawah kendalinya.

Peta tersebut, seperti dilansir Reuters dan Al Arabiya, Senin (20/4/2026), dirilis beberapa hari setelah gencatan senjata antara Israel dan Lebanon, yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS), mulai diberlakukan. Gencatan senjata selama 10 hari ini bertujuan menghentikan pertempuran sengit antara Tel Aviv dan kelompok Hizbullah yang bermarkas di negara tersebut.

Lebanon terseret ke dalam perang Timur Tengah sejak 2 Maret lalu, setelah Hizbullah yang didukung Iran melancarkan serangan terhadap wilayah Israel.

Simak juga Video 'Netanyahu Kaget Ada Prajurit Israel Rusak Patung Yesus':

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait