2 Kapal yang Melintasi Selat Hormuz Ditembak Iran, Seluruh Awak Selamat

2 Kapal yang Melintasi Selat Hormuz Ditembak Iran, Seluruh Awak Selamat

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 18 Apr 2026 21:49 WIB
The Thailand-flagged cargo ship Mayuree Naree engulfed in black smoke in the Strait of Hormuz, March 11, 2026.  ROYAL THAI NAVY/Handout via REUTERS    THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. NO RESALES. NO ARCHIVES. MANDATORY CREDIT  VERIFICATION: - Identity of the vessel confirmed as Thai-flagged bulk carrier Mayuree Naree from IMO number, hull and superstructure seen in the images which matched file imagery of the vessel    - Location confirmed as off north coast of Oman, in Strait of Hormuz, from ship tracking data from captured March 11 - Royal Thai Navy and United Kingdom Maritime Trade Operations reported that a cargo vessel was hit by an unknown projectile in the Strait of Hormuz on March 11 - Thailand-flagged bulk carrier Mayuree Naree was targeted and damaged approximately 11 nautical miles north of Oman, two maritime security sources said.
Ilustrasi. kapal rusak usai kena tembakan (Foto: via REUTERS/ROYAL THAI NAVY)
Teheran -

Dua kapal terkena tembakan saat melintasi Selat Hormuz. Belum teridentifikasi kapal-kapal yang terkena tembakan itu.

Dilansir Reuters, Sabtu (18/4/2026), kapal-kapal dagang yang mencoba menyeberangi Selat Hormuz menerima pesan radio dari angkatan laut Iran yang memberitahu bahwa mereka tidak diizinkan untuk lewat. Beberapa kapal komersial yang mencoba melintasi selat tersebut sempat menerima pemberitahuan dari para pelaut sehari sebelumnya bahwa Selat Hormuz akan diizinkan dibuka tapi terbatas.

Setidaknya dua kapal melaporkan kapal-kapal Iran melepaskan tembakan, kata sumber-sumber perkapalan dan keamanan maritim kepada Reuters. Insiden tersebut dilaporkan terjadi di perairan antara pulau Qeshm dan Larak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapal-kapal tersebut berbalik arah tanpa menyelesaikan penyeberangan, kata sumber-sumber tersebut. Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengatakan pihaknya telah menerima laporan insiden tersebut 20 mil laut di timur laut Oman.

ADVERTISEMENT

Kapten sebuah kapal tanker mengatakan bahwa kapalnya didekati oleh dua kapal perang Korps Garda Revolusi Islam yang menembaki kapal tersebut. Kapal tanker dan awaknya selamat. Sebuah kapal kontainer juga terkena tembakan, kata sumber keamanan maritim.

Beberapa kapal melaporkan angkatan laut Iran telah menyiarkan pesan VHF yang menyatakan bahwa Selat Hormuz ditutup kembali.

"Perhatian semua kapal, sehubungan dengan kegagalan pemerintah AS untuk memenuhi komitmennya dalam negosiasi, Iran menyatakan Selat Hormuz sepenuhnya ditutup kembali. Tidak ada kapal jenis atau kewarganegaraan apa pun yang diizinkan untuk melewati Selat Hormuz," bunyi pesan radio tersebut.

Ratusan kapal dan sekitar 20.000 pelaut terdampar di Teluk. Mereka menunggu untuk melewati jalur air utama tersebut, yang menangani sekitar 20% aliran minyak dan gas alam cair global.

(isa/isa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini