3 Kapal dari Pelabuhan Iran Lintasi Selat Hormuz yang Diblokade AS

3 Kapal dari Pelabuhan Iran Lintasi Selat Hormuz yang Diblokade AS

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 15 Apr 2026 13:37 WIB
Selat Hormuz (Foto: REUTERS/Stringer)
Selat Hormuz (Foto: REUTERS/Stringer)
Jakarta -

Setidaknya tiga kapal yang berlayar dari pelabuhan Iran berhasil melintasi Selat Hormuz, meskipun ada blokade militer Amerika Serikat. Namun, beberapa kapal lainnya yang mengambil rute tersebut kemudian berbalik arah, menurut data pelacakan maritim pada hari Selasa (14/4) waktu setempat.

Mereka termasuk di antara setidaknya tujuh kapal yang terkait dengan Iran yang melewati selat tersebut setelah blokade Washington mulai berlaku pada pukul 14.00 GMT pada hari Senin.

Dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/4/2026), menurut penyedia data maritim Kpler, kapal pengangkut curah berbendera Liberia, Christianna, melintasi selat tersebut setelah membongkar 74.000 ton jagung di pelabuhan Bandar Imam Khomeini di Teluk Iran, melewati Pulau Larak, Iran di selat tersebut sekitar pukul 16.00 GMT pada hari Senin, menurut data Kpler.

Kapal kedua, kapal tanker berbendera Komoro, Elpis, berada di dekat Pulau Larak sekitar pukul 11.00 GMT dan meninggalkan Selat Hormuz sekitar pukul 16.00 GMT.

Kapal itu memuat 31.000 ton metanol, setelah meninggalkan pelabuhan Bushehr di Teluk Persia pada 31 Maret, menurut data Kpler.

Kpler menyebutkan bahwa kapal lain yang melintas termasuk Argo Maris, yang juga berlayar dari Iran.

Para analis maritim telah memperingatkan selama beberapa minggu terakhir konflik di sekitar selat tersebut, bahwa sinyal kapal di wilayah itu telah terganggu dan dimanipulasi, sehingga pelacakan yang tepat dan komprehensif menjadi sulit.

Sebelumnya, pasukan Iran telah menutup Selat Hormuz setelah perang pecah menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Kemudian, pemerintah AS pada hari Minggu lalu mengumumkan blokade mereka sendiri setelah pembicaraan damai dengan Iran gagal.

Militer AS mengatakan pada hari Selasa bahwa blokade mereka telah berlaku, dan bahwa mereka telah menghentikan enam kapal untuk berlayar keluar dari pelabuhan Iran di luar Teluk selama 24 jam pertama.

Sebelumnya, kapal tanker China, Rich Starry, juga melintasi selat tersebut semalaman dari Senin hingga Selasa melalui rute pemeriksaan yang disetujui Iran di selatan Pulau Larak.

Kpler mengatakan bahwa kapal tersebut membawa 31.500 ton metanol dan menuju Sohar di Oman, menurut data dari transpondernya.

Kapal itu berbalik arah saat berada di Teluk Oman sekitar pukul 11.00 GMT pada hari Selasa dan kembali menuju Selat Hormuz, tujuannya tidak diketahui.

Kapal lainnya, Christianna juga berbalik arah di lepas pantai Oman, tempat tujuannya, sekitar pukul 15.00 GMT. Tujuan barunya juga tidak diketahui.

Kapal-kapal lain yang melintas adalah kapal pengangkut curah Manali yang pernah berdagang dengan Iran di masa lalu.

Dua kapal lainnya adalah kapal berbendera Iran: kapal kontainer Kashan yang berada di bawah sanksi AS dan Moshtari, kapal kargo yang kemudian menuju pelabuhan Iran di selat tersebut.

Lihat juga Video Kapal Tanker China Berhasil Lewati Selat Hormuz yang Diblokade AS

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait