Pemerintah China mengatakan bahwa blokade Amerika Serikat di sekitar pelabuhan-pelabuhan Iran "berbahaya dan tidak bertanggung jawab". Hal ini disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menenggelamkan kapal apa pun yang berusaha meninggalkan atau berlabuh di sana.
Trump telah memerintahkan blokade kapal-kapal yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan Iran dan daerah pesisir di Teluk, setelah kegagalan pembicaraan damai pada akhir pekan.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (14/4/2026):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Hari Pertama Blokade AS, 3 Kapal Tanker Bisa Lewati Selat Hormuz
Sedikitnya tiga kapal tanker bisa melewati Selat Hormuz pada Selasa (14/4) waktu setempat, atau pada hari pertama Amerika Serikat (AS) memberlakukan blokade laut sepenuhnya terhadap kapal-kapal yang singgah di pelabuhan Iran.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade laut tersebut pada Minggu (12/4) waktu setempat, setelah perundingan damai antara AS dan Iran yang digelar di Pakistan gagal mencapai kesepakatan.
Data-data perkapalan terbaru, seperti dilansir Reuters dan Al Arabiya, Selasa (14/4/2026), menunjukkan bahwa ketiga kapal itu bisa melintasi Selat Hormuz karena tidak menuju ke pelabuhan Iran, sehingga mereka tidak termasuk dalam blokade AS.
- Ramai Dihujat, Trump Hapus Gambar AI Dirinya Mirip Yesus
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghapus postingan media sosial kontroversial yang menampilkan gambar AI dirinya sebagai sosok mirip Yesus Kristus. Trump ramai dihujat karena postingan tersebut, bahkan dituduh melakukan penistaan agama oleh kalangan konservatif religius AS.
Trump, seperti dilansir Al Jazeera dan Anadolu Agency, Selasa (14/4/2026), memposting gambar AI tersebut via akun Truth Social miliknya pada Minggu (12/4) waktu setempat, sebelum menghapusnya pada Senin (13/4) waktu setempat.
Gambar AI kontroversial itu dibuat dalam bentuk lukisan bernuansa Americana, yang menunjukkan sosok berwajah Trump yang mengenakan jubah putih dan selempang merah, yang biasanya dikaitkan dengan Yesus, sedang meletakkan tangan di kepala seorang pria, dalam adegan yang menyerupai penyembuhan.
- Diawasi Kim Jong Un, Korut Uji Coba Rudal Jelajah dari Kapal Perang
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengawasi langsung uji coba terbaru untuk rudal-rudal jelajah dan rudal antikapal perang yang diluncurkan dari sebuah kapal perang Korut. Uji coba ini digelar setelah Pyongyang meluncurkan rentetan rudal beberapa waktu terakhir.
Laporan kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA), seperti dilansir AFP, Selasa (14/4/2026), menyebut bahwa uji coba senjata itu digelar pada Minggu (12/4) waktu setempat, dan merupakan uji coba terbaru dalam serangkaian peluncuran rudal baru-baru ini oleh negara bersenjata nuklir tersebut.
Dua rudal jelajah strategis, sebut KCNA dalam laporannya, masing-masing mampu mengudara selama lebih dari dua jam dalam uji coba tersebut. Sedangkan rudal antikapal perang yang juga diuji coba, menurut KCNA, mampu mengudara selama 33 menit.
- Rusia Tarik Nyaris Semua Staf dari PLTN Bushehr Iran
Rusia telah menarik hampir seluruh stafnya dari satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Iran, yang dibangun dan dioperasikan dengan bantuan dari Moskow. Demikian disampaikan kepala badan energi atom Rusia pada hari Senin (13/4) waktu setempat.
"Kami memulai rotasi terakhir di stasiun Bushehr," kata Alexei Likhachev, dilansir Al Arabiya dan AFP, Selasa (14/4/2026). Dia menambahkan bahwa 108 orang dievakuasi. Saat ini hanya 20 orang, yakni para manajer dan mereka yang bertanggung jawab atas keselamatan peralatan yang tetap berada di PLTN Bushehr tersebut.
- AS Blokade Pelabuhan Iran, China: Berbahaya-Tak Bertanggung Jawab!
Pemerintah China mengatakan bahwa blokade Amerika Serikat di sekitar pelabuhan-pelabuhan Iran "berbahaya dan tidak bertanggung jawab". Hal ini disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menenggelamkan kapal apa pun yang berusaha meninggalkan atau berlabuh di sana.
Trump telah memerintahkan blokade kapal-kapal yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan Iran dan daerah pesisir di Teluk, setelah kegagalan pembicaraan damai pada akhir pekan.
Blokade tersebut mulai berlaku pada pukul 14.00 GMT Senin (13/4), meskipun Amerika Serikat dan Iran telah menyepakati gencatan senjata selama dua minggu beberapa hari sebelumnya.











































