Iran Balas Trump yang Mau Blokade Selat Hormuz, Peringatkan 'Pusaran Mematikan'

Iran Balas Trump yang Mau Blokade Selat Hormuz, Peringatkan 'Pusaran Mematikan'

Wildan Noviansah - detikNews
Senin, 13 Apr 2026 00:38 WIB
Ilustrasi selat hormuz
Foto: Ilustrasi selat hormuz (Getty Images/iStockphoto/World Traveler)
Jakarta -

Garda Revolusi Iran membalas Presiden Amerika Serikat (AS) yang mau memblokade Selat Hormuz usai perundingan di Pakistan gagal. Teheran menegaskan Selat Hormuz ada di bawah kendali penuh mereka.

"Seluruh lalu lintas... berada di bawah kendali penuh angkatan bersenjata," kata komando angkatan laut Garda Revolusi dilansir kantor berita AGP, Senin (13/4/2026).

"Musuh akan terjebak dalam pusaran mematikan di Selat jika mereka melakukan langkah yang salah," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataan terpisah yang dirilis oleh kantor hubungan masyarakat Garda Revolusi, komando angkatan laut pasukan tersebut menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka bagi kapal-kapal sipil sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan. Mereka siap menindak kapal militer yang mendekati Selat Hormuz.

"Setiap kapal militer yang berniat mendekati Selat Hormuz dengan dalih apa pun akan dianggap melanggar gencatan senjata dan akan ditindak dengan tegas," tegasnya.

Iran memberlakukan blokade de-facto di Selat Hormuz setelah dimulainya perang dengan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari, yang memicu lonjakan harga energi global. Gencatan senjata selama dua minggu telah disepakati, namun kondisinya jadi tanda tanya, terutama setelah kegagalan pembicaraan antara Iran dan AS di Pakistan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut AS memblokade Selat Hormuz. Hal ini dilakukan Trump usai perundingan dengan Iran di Pakistan gagal.

Trump mengatakan negosiasi maraton di Pakistan berjalan baik dan sebagian besar poin telah disepakati. Namun, Trump mengatakan Teheran menolak untuk mengalah dalam masalah program nuklirnya.

"Berlaku segera, Angkatan Laut Amerika Serikat, yang terbaik di dunia, akan memulai proses pemblokadean terhadap setiap dan seluruh Kapal yang mencoba masuk, atau keluar, dari Selat Hormuz," kata Trump di platform Truth Social miliknya dilansir kantor berita AFP, Minggu (12/4).

"Setiap orang Iran yang menembak ke arah kami, atau ke arah kapal-kapal damai, akan diledakkan sampai hancur (blown to hell)!," imbuhnya.

(wnv/wnv)


Berita Terkait