×
Ad

Iran Tuntut Penjelasan Saudi-UEA Usai Tembak Jatuh Drone China

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 06 Apr 2026 17:48 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei (dok AFP)
Teheran -

Otoritas Iran menuntut penjelasan dari dua negara Teluk, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), yang juga negara tetangganya, setelah menembak jatuh drone buatan China yang mengudara di wilayahnya pekan lalu. Saudi dan UEA merupakan pengguna drone buatan Beijing tersebut di kawasan Timur Tengah.

Drone buatan China itu, Wing Loong II, ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran saat perang terus berkecamuk melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Ditembak jatuhnya drone itu memicu pertanyaan apakah negara-negara Teluk, seperti Saudi dan UEA, telah bergabung dalam perang AS-Israel melawan Iran.

Otoritas Teheran, seperti dilansir South China Morning Post (SCMP), Senin (6/4/2026), menyebut drone buatan asing yang ditembak jatuh itu dapat menjadi bukti "keterlibatan aktif" dalam perang antara Iran melawan AS-Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa drone buatan China itu ditembak jatuh saat terdeteksi mengudara di atas kota Shiraz pada Kamis (2/4) pekan lalu.

Iran, menurut laporan Middle East Eye, menerima pasokan drone dari China sebelum perang melawan AS-Israel meletus pada 28 Februari lalu. Namun menurut seorang pejabat intelijen regional, Beijing mengirimkan drone Kamikaze ke Teheran, berbeda jenis dengan Wing Loong yang bisa digunakan berulang kali.

Sementara AS maupun Israel tidak mengoperasikan drone buatan China. Namun Saudi dan UEA diketahui memiliki drone pengintai dan serangan presisi buatan Beijing itu dalam persenjataan mereka.

Baghaei memposting foto-foto yang menunjukkan puing-puing drone yang ditembak jatuh tersebut ke media sosial.




(nvc/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork