Anjuran WFH Demi Hemat BBM Bermunculan di Australia dan Eropa

Anjuran WFH Demi Hemat BBM Bermunculan di Australia dan Eropa

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 03 Apr 2026 12:36 WIB
Apa Itu BBM RON 90 dan RON 92? Ini Perbedaan serta Efeknya bagi Kendaraan
Foto: Ilustrasi BBM (prostooleh/Freepik)
Sidney -

Selain Eropa, anjuran bekerja dari rumah atau work form home (WFH) untuk menghemat energi juga muncul di Australia. Beberapa perusahaan di Australia mendorong agar pekerjanya bisa bekerja dari rumah demi menghemat BBM.

Dilansir ABC News, Kamis (2/4/2026), Australia juga terdampak masalah krisis minyak akibat perang di Timur Tengah. Seruan Badan Energi Internasional untuk membatasi perjalanan dan mendorong kerja jarak jauh telah mendorong serikat pekerja di Australia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anjuran ini diperuntukkan khususnya bagi pekerja kantoran dan sektor keuangan untuk dapat bekerja secara produktif dari rumah.

ADVERTISEMENT

Wesfarmers, perusahaan yang memiliki merek Bunnings, Kmart, Target, Officeworks, dan Priceline, mengkonfirmasi bahwa mereka telah menangguhkan sementara perjalanan yang tidak penting bagi anggota tim korporatnya.

Mereka juga menunda perjalanan dengan penerbangan.

Krisis bahan bakar memberikan tekanan pada pekerja yang bergantung pada perjalanan mobil dan mereka yang bertemu dengan klien.

WFH ini tetap diberlakukan meskipun Australia mempunyai kebijakan untuk menjaga stabilitas BBM. Salah satunya dengan mengumumkan akan mengurangi separuh pajak bahan bakar selama tiga bulan.

Akibatnya, harga bensin akan turun sebesar 26,3 sen per liter, penghematan sekitar $19 untuk tangki 65 liter.

Eropa Dorong WFH

Sementara itu, WFH juga diserukan di Eropa. Komisaris energi Uni Eropa, Dan Jorgensen mendorong agar warga di negara-negara Eropa bisa bekerja dari rumah demi menghemat energi.

Dilansir dari Anadolu Agency, Kamis (2/4/2026), Jorgensen menjelaskan bahwa krisis energi ini masih akan panjang dampaknya. Bahkan, jika perdamaian terjadi, kondisi normal belum akan terjadi dalam waktu dekat.

"Bahkan jika... perdamaian hadir besok, kita tetap tidak akan kembali normal dalam waktu dekat," kata Dan Jorgensen kepada wartawan setelah pertemuan luar biasa para menteri energi Uni Eropa.

"Semakin banyak yang dapat Anda lakukan untuk menghemat minyak - terutama solar dan bahan bakar jet - semakin baik keadaan kita," katanya.

Jorgensen juga mendesak negara-negara anggota Uni Eropa untuk mengikuti rekomendasi Badan Energi Internasional, termasuk bekerja dari rumah jika memungkinkan, mengurangi batas kecepatan di jalan raya sebesar 10 kilometer per jam, mendorong penggunaan transportasi umum, bergantian penggunaan mobil pribadi, meningkatkan berbagi mobil, dan mengadopsi praktik mengemudi yang efisien.

Perang AS-Israel dengan Iran dan ketegangan di Selat Hormuz telah mengganggu aliran energi regional, berkontribusi pada kekurangan dan tekanan harga di seluruh dunia.

Simak juga Video: ASN Jakarta WFH Tiap Jumat, Pramono Minta Sektor Ini Tetap Masuk

Halaman 2 dari 2
(rdp/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads