×
Ad

Menhan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Segera Mundur

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 03 Apr 2026 09:33 WIB
Menhan AS Pete Hegseth (Foto: Reuters)
Jakarta -

Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegesth meminta Kepala Staf Angkatan Darat AS, Jenderal Randy George, untuk segera mundur atau pensiun. Pernyataan tersebut diungkap oleh seorang pejabat Pentagon.

Dilansir CNN, Jumat (3/4/2026), Juru bicara utama Pentagon, Sean Parnell, mengonfirmasi pengunduran diri George pada hari Kamis melalui unggahan di X: "Jenderal Randy A. George akan pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41 yang berlaku segera. Departemen Perang berterima kasih atas pengabdian Jenderal George selama puluhan tahun kepada bangsa kita."

CBS News pertama kali melaporkan pencopotan George tersebut. Seorang pejabat Departemen Pertahanan mengonfirmasi keakuratan laporan CBS News tersebut.

Langkah Hegseth ini dilakukan sehari setelah pidato Presiden Donald Trump mengenai perang Iran. Dalam pidato tersebut, Trump memberi sinyal bahwa AS akan mengintensifkan serangan terhadap Iran, padahal sebelumnya sempat mengisyaratkan bahwa AS bisa menyudahi perang tersebut dalam waktu dua hingga tiga minggu.

Sebagai Kepala Angkatan Darat, George telah bekerja erat dengan Sekretaris Angkatan Darat Dan Driscoll-seorang pejabat senior yang dekat dengan Gedung Putih yang dianggap Hegseth sebagai ancaman. Hegseth telah mencopot sejumlah perwira militer senior lainnya selama masa jabatannya.

Diketahui, George, seorang perwira infanteri karier, lulus dari Akademi Militer AS di West Point pada tahun 1988. Ia telah menjabat sebagai kepala staf sejak September 2023; ia sebelumnya memimpin I Corps di Pangkalan Bersama Lewis-McChord, dan kemudian menjabat sebagai asisten militer senior untuk Menteri Pertahanan Lloyd Austin selama masa pemerintahan Biden.

Pengganti Jenderal George

Muncul spekulas di antara pejabat militer dan Pentagon soal sosok pengganti George adalah Jenderal Chris LaNeve. Hegseth telah menganangkat LaNeve menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat. LaNeve, yang merupakan mantan asisten militer Hegesth, kemungkinan akan diangkat sebagai pelaksana tugas Kepala Staf Angkatan Darat jika George pensiun.

Sebelum bekerja untuk Hegseth, LaNeve -yang telah mengabdi sejak 1990 setelah lulus dari ROTC Universitas Arizona- adalah panglima jenderal Angkatan Darat ke-8 di Korea Selatan, setelah masa jabatan singkat sebagai komandan Divisi Lintas Udara ke-82 di Fort Bragg, North Carolina.

Ia pernah memimpin Divisi Lintas Udara ke-82 yang biasanya diemban selama dua tahun, namun LaNeve meninggalkan peran tersebut dalam waktu kurang dari dua tahun, dan pindah menjadi asisten khusus untuk komandan Komando Pasukan Angkatan Darat AS, sebelum akhirnya pindah ke Korea Selatan.

LaNeve menarik perhatian Trump beberapa jam setelah pelantikannya, ketika LaNeve melakukan panggilan video ke acara Commander in Chief's Ball bersama pasukannya dari Korea Selatan.

"Pak, atas nama pria dan wanita pemberani yang bertugas di bawah komando saya dan ribuan anggota layanan yang berdedikasi yang merupakan bagian dari tim gabungan di Korea, selamat atas kemenangan Anda sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47," kata LaNeve dalam panggilan video tersebut.

"Selamat datang kembali, Pak Presiden."

Trump memuji LaNeve dengan mengatakan, "Apakah pria ini terlihat seperti tokoh film (central casting) atau bagaimana?"
"Mereka tidak akan main-main dengan Anda. Itu bagus," tambah Trump, menurut transkrip resmi acara tersebut.

"Saya senang melihat itu. Tidak ada yang berani main-main dengan pria itu."

Simak juga Video Trump Siapkan Serangan Baru ke Iran: Kita Bawa Mereka ke Zaman Batu




(aik/aik)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork