5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 26 Mar 2026 17:10 WIB
Rudal Iran diluncurkan ke wilayah Israel (Foto: REUTERS/Mussa Qawasma)
Rudal Iran diluncurkan ke wilayah Israel (Foto: REUTERS/Mussa Qawasma)
Jakarta -

Pemerintah Iran telah menanggapi secara negatif proposal Amerika Serikat yang bertujuan untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung. Iran bersikeras bahwa perang hanya akan berakhir dengan syarat-syarat dan jadwal yang ditentukan oleh Teheran sendiri. Iran pun menetapkan lima syarat yang harus dipenuhi untuk mengakhiri perang.

Dilansir media Iran, Press TV, Kamis (26/3/2026), seorang pejabat senior bidang politik dan keamanan Iran mengatakan bahwa pemerintah Iran tidak akan membiarkan Presiden AS Donald Trump mendikte waktu berakhirnya perang. Pejabat yang mengetahui detail proposal AS tersebut, berbicara secara eksklusif kepada Press TV.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (26/3/2026):

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

- Iran Akan Akhiri Perang Setelah Ada Jaminan Tak Akan Terulang Lagi

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran ingin mengakhiri perang dengan syarat-syaratnya sendiri, dan dengan cara yang memastikan tidak akan ada lagi perang.

ADVERTISEMENT

"Tentu saja, kami menginginkan penghentian perang dengan syarat-syarat kami sendiri, dan dengan cara bahwa itu (perang) tidak akan terulang lagi di sini," katanya kepada televisi pemerintah Iran, dilansir kantor berita AFP, Kamis (26/3/2026).

Araghchi juga mengatakan bahwa Iran tidak berencana untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat dan bermaksud untuk terus melakukan perlawanan. Ini disampaikannya setelah Gedung Putih mengatakan pembicaraan sedang berlangsung.

- 2 Orang Tewas di Abu Dhabi Setelah Rudal Balistik Dicegat

Dua orang tewas akibat terkena serpihan yang berjatuhan setelah sistem pertahanan udara mencegat sebuah rudal balistik di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Tiga orang lainnya luka-luka dalam insiden tersebut.

"Pihak berwenang Abu Dhabi telah menanggapi insiden yang melibatkan serpihan yang berjatuhan di jalan Sweihan, setelah keberhasilan pencegatan rudal balistik oleh sistem pertahanan udara," tulis kantor media Abu Dhabi di media sosial X, dilansir Al Arabiya, Kamis (26/3/2026).

"Insiden tersebut mengakibatkan kematian dua orang yang belum teridentifikasi, tiga orang luka-luka, dan kerusakan pada sejumlah mobil. Informasi lebih lanjut akan diberikan pada waktunya," imbuhnya.

- Israel Tewaskan Komandan IRGC, Tokoh di Balik Penutupan Selat Hormuz

Militer Israel dikabarkan telah menewaskan Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Alireza Tangsiri.

Seorang pejabat Israel mengatakan bahwa Tangsiri tewas dalam serangan di Bandar Abbas, Iran. Menurut pejabat Israel tersebut, Tangsiri merupakan orang yang bertanggung jawab atas penutupan Selat Hormuz. Demikian seperti yang dilaporkan oleh media Israel, Times of Israel, dilansir Al Arabiya, Kamis (26/3/2026).

Saat ini, belum ada komentar resmi dari Iran atau dari militer Israel mengenai serangan yang dilaporkan tersebut.

- Serangan Rudal Iran Hantam Israel, 6 Orang Luka-luka

Iran kembali melancarkan serangan rudal ke Israel. Militer Israel mengatakan bahwa sistem pertahanan udaranya merespons serangan rudal dari Iran pada hari Kamis (26/3), yang menurut petugas medis menyebabkan enam orang mengalami luka ringan dan beberapa kerusakan.

Dilansir kantor berita AFP, Kamis (26/3/2026), seorang juru bicara layanan medis darurat Israel, Magen David Adom (MDA), mengatakan petugas memberikan perawatan medis kepada "enam orang yang mengalami luka ringan akibat ledakan".

Sebelumnya, seorang juru bicara MDA mengatakan kepada radio publik Israel bahwa ada kerusakan pada beberapa rumah di kota Kafr Qassem di Israel tengah, yang menurut Wali Kota Haitham Taha disebabkan oleh amunisi kluster.

- Iran Punya 5 Syarat untuk Akhiri Perang dengan AS, Apa Saja?

Pemerintah Iran telah menanggapi secara negatif proposal Amerika Serikat yang bertujuan untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung. Iran bersikeras bahwa perang hanya akan berakhir dengan syarat-syarat dan jadwal yang ditentukan oleh Teheran sendiri. Iran pun menetapkan lima syarat yang harus dipenuhi untuk mengakhiri perang.

Dilansir media Iran, Press TV, Kamis (26/3/2026), seorang pejabat senior bidang politik dan keamanan Iran mengatakan bahwa pemerintah Iran tidak akan membiarkan Presiden AS Donald Trump mendikte waktu berakhirnya perang. Pejabat yang mengetahui detail proposal AS tersebut, berbicara secara eksklusif kepada Press TV.

"Iran akan mengakhiri perang ketika sudah memutuskan untuk melakukannya dan ketika syarat-syaratnya sendiri terpenuhi," kata pejabat Iran yang tak ingin disebut namanya. Dia menekankan tekad Teheran untuk melanjutkan pertahanan dan memberikan "pukulan berat" kepada musuh sampai tuntutannya terpenuhi.

Simak juga Video 'Menlu Iran Sindir AS Minta Bantuan Sekutu untuk Buka Selat Hormuz':

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads