×
Ad

Ultimatum Trump soal Selat Hormuz Nggak Bikin Iran Takut

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 22 Mar 2026 20:04 WIB
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato kepada bangsa AS bersama Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di Gedung Putih di Washington DC, 21 Juni 2025, setelah serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran. (REUTERS/Carlos Barria)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi ultimatum kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam, jika tidak, jaringan listrik Teheran akan padam. Tak takut ultimatum Trump, Iran mengancam balik AS-Israel, menegaskan Selat Hormuz terbuka kecuali untuk musuh.

Sejak AS dan Israel melancarkan perang melawan Iran pada 28 Februari, Iran disebut secara efektif menutup Selat Hormuz sebagai pembalasan. Sekitar 20% minyak mentah dan gas alam cair dunia melewati selat tersebut, dan negara-negara yang bergantung pada jalur pelayaran tersebut berupaya mencari rute alternatif dan memanfaatkan cadangan.

Terhambatnya pasokan dari Teluk telah menyebabkan harga bahan bakar melonjak di seluruh dunia, mengancam pemerintah dengan inflasi yang meluas semakin lama perang berlanjut.

Dilansir AFP, Minggu (22/3), Donald Trump memberi Iran tenggat waktu 48 jam untuk membuka Selat Hormuz bagi lalu lintas pelayaran atau menghadapi penghancuran infrastruktur energinya.

"Jika Iran tidak SEPENUHNYA MEMBUKA, TANPA ANCAMAN, Selat Hormuz, dalam waktu 48 JAM dari saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, DIMULAI DENGAN YANG TERBESAR TERLEBIH DAHULU!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Pemandangan udara pantai Iran dan Pulau Qeshm di Selat Hormuz, 10 Desember 2023. (REUTERS/Nicolas Economou)




(rfs/dek)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork