Pangkalan militer gabungan Inggris-Amerika Serikat (AS) di Diego Garcia, Samudra Hindia, jadi target serangan rudal balistik Iran. Meski rudal Iran disebut gagal mencapai target, rudal antarbenua itu dihitung dapat menjangkau Paris hingga Berlin di Eropa.
Dilansir AFP, Minggu (22/3/2026), Diego Garcia, yang berjarak sekitar 2.500 mil atau 4.000 kilometer dari wilayah Iran, adalah salah satu dari dua pangkalan yang diizinkan Inggris untuk digunakan AS untuk "operasi pertahanan" dalam perang melawan Iran.
Pada Jumat (20/3), pemerintah Inggris mengatakan akan mengizinkan Washington untuk menggunakan pangkalan-pangkalan mereka di Diego Garcia dan Fairford di barat daya Inggris untuk menargetkan "situs dan kemampuan rudal Iran yang digunakan untuk menyerang kapal di Selat Hormuz".
Sumber resmi Inggris tersebut mengkonfirmasi bahwa "penargetan Diego Garcia yang gagal" oleh Iran terjadi sebelum pengumuman pada Jumat (20/3). Sumber tersebut tidak mengkonfirmasi detail tambahan tentang serangan tersebut.
"Iran meluncurkan rudal balistik antarbenua dua tahap dengan jangkauan 4.000 kilometer menuju target Amerika di Pulau Diego Garcia," kata Kepala Militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir dalam pidato yang disiarkan televisi.
"Rudal-rudal ini tidak dimaksudkan untuk menyerang Israel. Jangkauannya mencapai ibu kota Eropa--Berlin, Paris, dan Roma semuanya berada dalam jangkauan ancaman langsung," tambah Zamir.
Wall Street Journal pertama kali melaporkan pada Jumat (20/3), mengutip pejabat AS, bahwa Iran meluncurkan dua rudal balistik ke pangkalan tersebut.
Meskipun keduanya tidak mengenai target, peluncuran tersebut menunjukkan bahwa Teheran memiliki rudal dengan jangkauan yang lebih jauh daripada yang diperkirakan sebelumnya. Pentagon menolak berkomentar.
(rfs/imk)