Hamas Kirim Surat ke Mojtaba Khamenei, Apa Isinya?

Hamas Kirim Surat ke Mojtaba Khamenei, Apa Isinya?

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 17 Mar 2026 11:32 WIB
Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei (dok. Office of the Iranian Supreme Leader/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS)
Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei (dok. Office of the Iranian Supreme Leader/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS)
Gaza City -

Kelompok Hamas dilaporkan mengirimkan surat rahasia kepada pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, saat Teheran sedang berperang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Apa isi surat tersebut?

Surat dari Hamas itu mengisyaratkan potensi dukungan untuk Iran dalam konfrontasi yang meningkat dengan Washington dan Tel Aviv.

Surat tersebut bertolak belakang dengan pernyataan terbuka yang disampaikan Hamas pada Sabtu (14/3) lalu, yang isinya menyerukan Iran untuk tidak menargetkan negara-negara Teluk dalam serangan pembalasannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laporan media Israel KAN News, seperti dilansir The Times of India dan Jerusalem Post, Selasa (17/3/2026), menyebutkan bahwa sebenarnya ada dua surat yang dikirimkan oleh Hamas, yang berperang melawan Israel di Jalur Gaza tersebut, kepada kepemimpinan Iran.

ADVERTISEMENT

Satu surat, sebut KAN News, bersifat publik dan bernada diplomatik, sedangkan satu surat lainnya bersifat rahasia dan menunjukkan wajah Hamas yang kurang diplomatis.

"Meskipun kelompok ini menegaskan hak Iran untuk merespons agresi ini dengan segala cara yang tersedia sesuai dengan norma dan hukum internasional, kelompok ini menyerukan kepada saudara-saudara kita di Iran untuk tidak menargetkan negara-negara tetangga," kata Hamas dalam suratnya yang bersifat publik.

Dalam surat rahasianya, Hamas mendorong pemimpin tertinggi Iran untuk "mengaktifkan semua front" di seluruh kawasan tersebut. Hamas juga menyerukan aksi terkoordinasi oleh kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Iran di Lebanon, Irak, dan Yaman, dengan tujuan meningkatkan tekanan terhadap Israel.

"Gerakan Hamas hari ini berdiri teguh dengan seluruh kekuatannya di belakang kepemimpinan bijaksana Anda dalam menghadapi anarki 'Zionis-Amerika'," sebut Hamas dalam surat rahasia kepada Mojtaba.

Pesan Hamas dalam surat rahasianya juga menyatakan kesetiaan dan dukungan tak tergoyahkan kepada kepemimpinan Iran, juga menekankan strategi "penyatuan arena", yang diduga merujuk pada koordinasi berbagai front untuk melawan Israel bersamaan.

"Kita akan meraih kemenangan selanjutnya di bawah kepemimpinan Anda," kata Hamas dalam suratnya kepada pemimpin tertinggi Iran.

Tidak hanya itu, dalam surat rahasianya, Hamas juga dilaporkan mengkritik negara-negara Arab yang telah menormalisasi hubungan dengan Israel. Hamas menyebut kubu normalisasi sebagai "kubu yang kalah".

"Mereka bahkan tidak berani melindungi orang-orang yang berlindung di pangkalan mereka," sindir Hamas dalam suratnya, seolah-olah mengejek negara-negara Teluk, di mana tentara-tentara AS tewas akibat serangan rudal Iran membalas gempuran Washington dan Tel Aviv.

Lebih lanjut, surat rahasia itu menegaskan bahwa Hamas tidak akan menyerahkan senjatanya dalam situasi apa pun. Penegasan ini menolak tuntutan yang diajukan berulang kali oleh AS selama negosiasi gencatan senjata Gaza.

Simak juga Video 'Mojtaba Khamenei Janji Balas AS-Israel, Selat Hormuz Tetap Ditutup':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads