Trump Ingatkan Serangan ke Iran Akan Semakin Keras Pekan Depan

Trump Ingatkan Serangan ke Iran Akan Semakin Keras Pekan Depan

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 14 Mar 2026 12:40 WIB
Presiden AS Donald Trump (dok. AFP/MANDEL NGAN)
Presiden AS Donald Trump (dok. AFP/MANDEL NGAN)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa pasukan Amerika akan menyerang target-target di Iran "dengan sangat keras". Hal ini mengisyaratkan peningkatan operasi militer AS dan Israel terhadap Iran saat perang memasuki minggu ketiga.

"Kita akan menyerang mereka (Iran-red) dengan sangat keras selama pekan depan," kata Trump dalam wawancara dengan Fox News Radio, seperti dilansir AFP, Sabtu (14/3/2026).

Trump juga menyatakan keyakinannya bahwa kepemimpinan Iran pada akhirnya dapat digulingkan oleh rakyatnya sendiri. Meskipun dia juga menyebut bahwa hal tersebut mungkin tidak akan terjadi segera.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya benar-benar berpikir itu merupakan rintangan besar yang harus diatasi bagi orang-orang yang tidak memiliki senjata. Saya pikir itu rintangan yang sangat besar... Itu akan terjadi, tetapi mungkin tidak segera," sebutnya dalam wawancara pada Jumat (13/3).

Pernyataan terbaru ini disampaikan Trump setelah sebelumnya memberikan isyarat beragam tentang kemajuan dalam perang melawan Iran.

Trump sempat sesumbar mengatakan bahwa "kita menang" melawan Iran, dan sempat menyebut bahwa perang dapat berakhir "sangat segera".

Beberapa hari terakhir, Trump kembali melontarkan pernyataan-pernyataan yang mengindikasikan tekad untuk terus berperang.

Pada Jumat (13/3), Trump juga mengancam Iran dengan serangan lebih lanjut setelah pemimpin terbaru negara itu, Mojtaba Khamenei, memberi sinyal perlawanan dan mengisyaratkan tidak akan ada pelonggaran perang, yang telah memicu gangguan terhadap aliran energi serta pasar global ini.

"Kita memiliki kekuatan senjata yang tak tertandingi, amunisi tak terbatas, dan waktu yang banyak. Lihat apa yang akan terjadi terhadap para b******n gila ini," ucap Presiden AS ini, menggunakan kata kasar yang merujuk pada para pemimpin Iran.

AS dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar terhadap Iran sejak 28 Februari lalu. Teheran membalas dengan gelombang serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, yang membuat konflik semakin meluas.

Simak juga Video: Dugaan Trump soal Putin Bantu Iran dalam Perang Lawan ASโ€‘Israel

Halaman 2 dari 2
(nvc/imk)


Berita Terkait