Pesawat Militer AS Jatuh di Irak, 4 Awak Tewas

Pesawat Militer AS Jatuh di Irak, 4 Awak Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 13 Mar 2026 17:47 WIB
Pesawat militer AS jenis KC-135 Stratotanker yang mampu melakukan pengisian bahan bakar di udara (dok. Reuters)
Pesawat militer AS jenis KC-135 Stratotanker yang mampu melakukan pengisian bahan bakar di udara (dok. Reuters)
Baghdad -

Sedikitnya empat awak pesawat militer Amerika Serikat (AS) yang jatuh di Irak bagian barat dikonfirmasi tewas. Upaya penyelamatan sedang dilakukan terhadap dua awak lainnya.

Pesawat militer AS jenis KC-135, yang merupakan pesawat pengisian bahan bakar di udara, seperti dilansir Reuters, Jumat (13/3/2026), terjatuh di wilayah Irak bagian barat pada Kamis (12/3) waktu setempat.

Komando Pusat AS atau CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, melaporkan bahwa enam awak ada di dalam pesawat yang jatuh. Empat awak di antaranya dipastikan meninggal dunia.

Kondisi dua awak lainnya tidak diketahui secara jelas. Hanya dikatakan oleh CENTCOM bahwa upaya penyelamatan masih berlangsung.

"Empat dari enam awak pesawat telah dikonfirmasi meninggal dunia, sementara upaya penyelamatan masih berlangsung," demikian pernyataan CENTCOM.

Identitas para korban tewas belum diungkap ke publik, karena menunggu keluarga terdekat diberitahu.

CENTCOM menegaskan bahwa pesawat militer itu jatuh bukan akibat tembakan musuh atau tembakan sekutu (friendly fire). Menurut CENTCOM, insiden tersebut melibatkan sebuah pesawat militer lainnya, yang tidak disebut jenisnya.

Disebutkan CENTCOM bahwa dari dua pesawat militer yang terlibat insiden, satu pesawat jatuh di Irak bagian barat, sedangkan satu pesawat lainnya mendarat dengan selamat.

Insiden tersebut, sebut CENTCOM, terjadi di "wilayah udara sekutu" selama Operation Epic Fury, merujuk pada operasi militer AS bersama Israel terhadap Iran, yang berlangsung sejak 28 Februari lalu. AS diketahui mengerahkan aset militer dan pasukannya di pangkalan-pangkalan Irak.

Penyebab pasti insiden ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut oleh militer AS.

"Situasi seputar insiden tersebut sedang diselidiki. Namun, jatuhnya pesawat tersebut bukan karena tembakan musuh atau friendly fire," tegas CENTCOM dalam pernyataannya pada Jumat (13/3).

Lihat juga Video: Pentagon Pamer Pesawat B-1 Bombers saat Gelar Operasi Lawan Iran

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Berita Terkait