Arab Saudi Kecam Upaya Iran Serang Turki-Azerbaijan

Arab Saudi Kecam Upaya Iran Serang Turki-Azerbaijan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 06 Mar 2026 11:42 WIB
Ilustrasi -- Bendera Arab Saudi (dok. Getty Images/iStockphoto/NatanaelGinting)
Ilustrasi -- Bendera Arab Saudi (dok. Getty Images/iStockphoto/NatanaelGinting)
Riyadh -

Pemerintah Arab Saudi mengecam upaya Iran untuk menargetkan Turki dan Azerbaijan dengan serangan rudal dan drone, imbas perang antara Teheran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Riyadh mengatakan bahwa tindakan Iran itu tidak dapat dibenarkan.

Kecaman itu, seperti dilansir Al Arabiya, Jumat (6/3/2026), disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Saudi, yang menyebut apa yang dilakukan Iran terhadap kedua negara itu sebagai "upaya kriminal".

"Kerajaan menekankan bahwa upaya-upaya kriminal terhadap kedua negara ini, dan perilaku permusuhan Iran yang berulang kali terhadap negara-negara di kawasan ini, menunjukkan pendekatan agresif yang tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun," tegas Kementerian Luar Negeri Saudi dalam pernyataannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perilaku ini jelas melanggar hukum internasional, norma dan prinsip bertetangga yang baik, dan mendorong kawasan ini menuju eskalasi lebih lanjut," demikian bunyi pernyataan tersebut.

ADVERTISEMENT

Kementerian Luar Negeri Saudi menegaskan "solidaritas penuh dengan Turki dan Azerbaijan, baik pemerintah maupun rakyatnya, dan menekankan hak kedua negara itu untuk melindungi keamanan, wilayah udara, integritas teritorial, dan warga negara mereka."

"Arab Saudi juga memuji upaya-upaya yang dilakukan untuk menghindari eskalasi dan untuk menjawab keamanan dan stabilitas kawasan," imbuh pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi tersebut.

Azerbaijan mengancam akan membalas setelah dua drone yang melintasi perbatasan dari Iran menghantam bandara dan area dekat sekolah di Nakhichevan, wilayah eksklave Azerbaijan, yang berbatasan dengan Iran dan dipisahkan dari daratan utama negara itu oleh Armenia.

Otoritas Azerbaijan melaporkan sedikitnya empat orang mengalami luka-luka akibat insiden pada Kamis (5/3).

Sementara Turki melaporkan bahwa sebuah amunisi balistik yang ditembakkan dari Iran menuju ke wilayah udaranya, pada Rabu (4/3), telah dicegat dan dinetralisir oleh unit pertahanan udara dan rudal NATO yang ditempatkan di Mediterania Timur.

Dikatakan oleh Kementerian Pertahanan Nasional Turki bahwa proyektil itu terdeteksi setelah melewati wilayah Irak dan Suriah. Target pasti dari rudal itu tidak diketahui secara jelas.

Iran Bantah Serang Turki-Azerbaijan

Iran telah menyampaikan bantahan atas tuduhan serangan terhadap Turki dan Azerbaijan. Angkatan Bersenjata Iran menegaskan pihaknya menghormati integritas wilayah Turki yang merupakan negara tetangganya itu.

"Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran membantah telah menembakkan rudal apa pun ke Turki," kata Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran dalam pernyataannya, seperti dilansir Press TV.

Sementara Wakil Menteri Luar Negeri Iran (Wamenlu) Kazem Gharibabadi membantah negaranya telah menargetkan Nakhichevan dengan serangan drone.

"Kami tidak menyerang negara-negara tetangga kami," tegas Gharibabadi.

Tonton juga video "Iran Serang Kilang Minyak Aramco di Saudi, Pekerja Dievakuasi"

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads