Dahsyatnya Gempa yang Bikin Uni Soviet Terpuruk

Kilas Balik

Dahsyatnya Gempa yang Bikin Uni Soviet Terpuruk

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 26 Jul 2026 11:25 WIB
Sisa gempa di Armenia
Sisa gempa di Armenia (BBC)
Jakarta -

Armenia pernah diguncang gempa bumi dahsyat pada 1988. Armenia saat itu masih bagian dari Uni Soviet. Bencana alam ini meninggalkan dampak sosial ekonomi yang membuat Uni Soviet menjadi begitu terpuruk.

Berdasarkan An EQE Summary Report Amerika Serikat (AS), bencana ini dikenal dengan 'Gempa Bumi Armenia 1988'. Meskipun gempa terjadi pada 7 Desember 1988, urutan gejala gempanya sudah dimulai sejak 6 Desember. Pada hari itu, terjadi gempa dengan magnitudo 3,0.

Keesokan harinya, pada Rabu, 7 Desember 1988, pukul 11.41 siang waktu setempat, gempa bumi dahsyat bermagnitudo 6,9 mengguncang wilayah barat laut Armenia. Guncangan gempa berlangsung selama kurang lebih 30 detik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya berselang empat menit setelah guncangan utama, terjadi gempa susulan besar bermagnitudo 5,8. Negara itu kemudian porak poranda.

Sejumlah kota di negara itu hancur. Kota Spitak hancur total dan mayoritas dari 25 ribu penduduknya tewas. Kemudian Kota Leninakan, kota terbesar kedua di Armenia, mengalami kerusakan parah. Setidaknya 80% bangunannya rusak. Secara keseluruhan, 11% dari total rumah penduduk di Armenia hancur.

Estimasi resmi Uni Soviet mencatat lebih dari 25 ribu orang tewas. Namun ada angka tidak resmi yang menyebutkan jumlahnya bisa mencapai lebih dari dua kali lipat (lebih dari 50 ribu jiwa). Untuk korban luka, sekitar 19 ribu orang dilaporkan mengalami luka-luka. Lebih dari 500 ribu orang menjadi tunawisma akibat bencana ini.

Pemerintah Uni Soviet akhirnya secara resmi meminta bantuan internasional pada 9 Desember. Aliran bantuan terbesar datang ke negara itu. Bahkan tercatat sebagai aliran bantuan terbesar sejak Perang Dunia II.

Selanjutnya, sebagian besar upaya pencarian dan penyelamatan korban di bawah reruntuhan dinyatakan selesai pada 17 Desember 1988.

Membuat Uni Soviet Terpuruk

Walaupun menerima banyak aliran bantuan, gempa di Armenia ini membuat Uni Soviet terpuruk karena beban ekonomi dan sosial. Bahkan, gempa ini tercatat sebagai bencana alam terburuk pada abad ke-20.

Pada Februari 1989, pers Soviet melaporkan kerugian akibat kerusakan bangunan mencapai lebih dari USD 16 miliar. Angka ini diperkirakan bisa berlipat ganda jika menghitung kerugian dari bisnis yang tutup serta penutupan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Armenia di Oktembryan.

Gempa tersebut juga menyebabkan penghentian operasional di 130 pabrik. Uni Soviet kehilangan 25% pasokan listrik yang biasanya dihasilkan oleh pembangkit nuklir Armenia, yang sebelumnya juga dijual ke Georgia.

Bencana ini juga menyingkap kelemahan dari desain bangunan, konstruksi, dan organisasi tanggap darurat Soviet. Soviet dibuat lumpuh dan terpuruk akibat bencana ini.

Lihat juga Video: Ternyata Ada Gempa Pendahuluan 10 Hari Sebelum Gempa M 8,8 Rusia

Halaman 2 dari 2
(rdp/imk)


Berita Terkait