×
Ad

30.000 Warga Lebanon Mengungsi Akibat Serangan Israel

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 03 Mar 2026 18:44 WIB
Kepulan asap menjulang di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, setelah Israel melancarkan serangannya (REUTERS/Khalil Ashawi)
Jenewa -

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa setidaknya 30.000 orang telah mengungsi di wilayah Lebanon, setelah Israel kembali bertempur dengan kelompok Hizbullah yang bermarkas di negara tersebut.

Tel Aviv terus melancarkan serangan udara, khususnya di pinggiran selatan Beirut dan wilayah selatan Lebanon, setelah merilis peringatan evakuasi kepada penduduk setempat di area-area terdampak.

"Pengungsian besar-besaran dilaporkan terjadi di beberapa bagian Lebanon selatan, Bekaa, dan pinggiran selatan Beirut, setelah Israel mengeluarkan peringatan evakuasi kepada penduduk lebih dari 53 desa di Lebanon dan serangan udara intensif di ketiga bagian Lebanon," kata juru bicara badan pengungsi PBB, UNHCR, Babar Baloch, dalam konferensi pers di Jenewa, Swiss, seperti dilansir AFP, Selasa (3/3/2026).

"Hingga kemarin, perkiraan konservatif menunjukkan bahwa hampir 30.000 orang ditampung dan terdaftar di tempat-tempat penampungan kolektif. Lebih banyak lagi yang tidur di mobil-mobil mereka di pinggir jalan," sebutnya.

Dia mengatakan bahwa lebih banyak lagi warga yang mencoba pergi dengan berjalan kaki, mencari keselamatan di area-area lainnya.

Kelompok Hizbullah, pada Selasa (3/3), menargetkan tiga pangkalan militer Israel sebagai balasan atas serangan Israel terhadap benteng-benteng kelompoknya di Lebanon, termasuk pinggiran selatan Beirut.

"Kami juga sangat prihatin dengan peningkatan permusuhan di Lebanon setelah Hizbullah menembakkan rentetan proyektil ke Israel, dan serangan balasan besar-besaran dari Israel, termasuk di Beirut," kata juru bicara kantor HAM PBB, Ravina Shamdasani.

"Kami mendesak kedua pihak untuk segera mengakhiri peningkatan kekerasan besar ini dan kembali ke gencatan senjata yang telah disepakati," cetusnya.




(nvc/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork