Netanyahu Klaim Khamenei Tewas, Menlu Iran Bantah

Netanyahu Klaim Khamenei Tewas, Menlu Iran Bantah

Yogi Ernes - detikNews
Minggu, 01 Mar 2026 03:45 WIB
NEW YORK, NEW YORK - SEPTEMBER 26: Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu speaks at The 80th session of The United Nations General Assembly (UNGA) on September 26, 2025 in New York City. This years theme for the annual global meeting is:Better together: 80 years and more for peace, development and human rights.   Alexi J. Rosenfeld/Getty Images/AFP (Photo by Alexi J. Rosenfeld / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Foto: Benjamin Netanyahu (Getty Images via AFP/ALEXI J. ROSENFELD)
Jakarta -

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan terbaru usai Israel menyerang wilayah Iran. Dia mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, telah tewas dalam serangan itu.

"Pagi ini, dalam serangan mendadak yang dahsyat, kompleks kediaman diktator Ali Khamenei hancur di jantung Teheran," kata Netanyahu dalam pernyataan yang disiarkan televisi, dilansir AFP, Minggu (1/3/2026).

Tentara Israel dan AS disebut menjatuhkan 30 bom ke kompleks kediaman Khamenei. Netanyahu mengatakan banyak tanda yang menunjukkan Khamenei telah tewas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama lebih dari tiga setengah dekade, diktator kejam ini telah menyebarkan teror di seluruh dunia sambil menindas rakyatnya sendiri, sambil bekerja tanpa lelah dan tanpa henti pada rencana untuk menghancurkan Israel," ujar Netanyahu.

ADVERTISEMENT

"Rencana itu sudah tidak ada lagi -- dan ada banyak tanda bahwa diktator ini sudah tidak hidup lagi," sambungnya.

Dua jaringan televisi Israel melaporkan bahwa Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran, sementara tidak ada konfirmasi dari Teheran.

Dilansir Reuters, kabar kematian Khamenei telah mengemuka di kalangan militer Israel. Seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada Reuters bahwa Khamenei tewas dalam serangan Israel dan AS pada Sabtu (28/2).

Dalam wawancara dengan NBC News, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Khamenei masih hidup. Dia menegaskan Israel tidak bisa mengganti rezim di Iran.

"Anda tidak dapat melakukan perubahan rezim sementara jutaan orang mendukung rezim yang disebut-sebut itu," kata Abbas Araghchi dalam sebuah wawancara dari ibu kota Teheran.

Ia mengatakan bahwa "sejauh yang saya ketahui," Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei masih hidup, meskipun keberadaan pria berusia 86 tahun itu tidak diketahui setelah Israel menargetkan para pemimpin politik negara tersebut.

(ygs/ygs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini