×
Ad

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Feb 2026 19:03 WIB
Kepulan asap mengepul di Teheran setelah AS dan Israel melancarkan serangan terbaru pada Sabtu (28/2) waktu setempat (AFP)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan serangan militer besar-besaran untuk menghancurkan rudal dan angkatan laut Iran. Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan Israel, bersama AS, dilancarkan untuk "menghilangkan ancaman eksistensial".

Trump menyebut serangan tersebut bertujuan untuk "mencegah kediktatoran radikal yang sangat jahat ini dari mengancam Amerika dan kepentingan keamanan nasional inti kita".

Sementara itu, Netanyahu juga menyerukan pergantian rezim di Teheran dan menyerukan rakyat Iran untuk bersatu melawan pemerintah mereka.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (28/2/2026):

- Korut Rilis Foto Putri Kim Jong Un Tembakkan Senapan, Apa Maksudnya?

Korea Utara (Korut) merilis foto langka yang menunjukkan putri pemimpin negara itu, Kim Jong Un, sedang menembakkan senapan di sebuah lapangan tembak. Foto tersebut semakin menambah spekulasi bahwa putri Kim Jong Un itu sedang dipersiapkan sebagai penerus ayahnya.

Ju Ae, putri Kim Jong Un yang kini beranjak remaja, seperti dilansir AFP, Sabtu (28/2/2026), telah sejak lama dipandang sebagai penerus selanjutnya untuk memerintah negara yang tertutup dan bersenjata nuklir tersebut.

Dia dilibatkan dalam serangkaian penampilan publik baru-baru ini, termasuk parade militer minggu ini yang menandai penutupan kongres utama Partai Buruh Korea yang berkuasa.

- Trump Umumkan Serangan Besar-besaran untuk Hancurkan Rudal Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan serangan militer terhadap Iran dalam pernyataan video. Trump menyebut serangan AS sebagai serangan "besar-besaran dan berkelanjutan" untuk menghancurkan rudal dan angkatan laut Iran.

Dia juga menyebut bahwa serangan tersebut bertujuan untuk mencegah Iran membahayakan nyawa warga negara AS.

"Militer Amerika Serikat sedang melancarkan operasi besar-besaran dan berkelanjutan untuk mencegah kediktatoran radikal yang sangat jahat ini dari mengancam Amerika dan kepentingan keamanan nasional inti kita," ucap Trump dalam pengumumannya, seperti dilansir CNN, Sabtu (28/2/2026).




(nvc/nvc)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork