Israel Serang Fasilitas Rudal Balistik Iran di Teheran

Israel Serang Fasilitas Rudal Balistik Iran di Teheran

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 21 Mar 2026 22:11 WIB
A missile is seen in an underground depot in an undisclosed location, Iran, in this handout photo released by the official website of Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) on March 8, 2016. REUTERS/sepahnews.com/Handout via Reuters ATTENTION EDITO
Foto: Uji Coba Rudal Balistik Iran (REUTERS/sepahnews.com/Handout via Reuters)
Jakarta -

Militer Israel menyampaikan pasukannya telah menyerang fasilitas produksi rudal balistik milik Garda Revolusi Iran di Teheran. Fasilitas produksi yang diserang digunakan untuk produksi komponen penting pengembangan rudal balistik.

"Fasilitas yang digunakan untuk produksi komponen penting untuk pengembangan rudal balistik milik aparat keamanan rezim Iran menjadi sasaran," kata militer ISrael dilansir AFP, Sabtu (21/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan berlangsung Sabtu (21/3/2026) malam waktu setempat. Serangan tersebut menghantam kompleks pusat Garda Revolusi, fasilitas produksi komponen rudal, dan kompleks terpisah milik kementerian pertahanan Iran.

"Serangan tersebut secara signifikan menurunkan kemampuan rezim teror Iran untuk terus memproduksi komponen penting untuk rudal balistik di lokasi-lokasi ini," ujarnya.

ADVERTISEMENT

AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran

Diberitakan sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang fasilitas nuklir Natanz Iran. Serangan AS-Israel tersebut dilaporkan organisasi energi atom republik Islam tersebut di tengah suasana Idulfitri.

"Menyusul serangan kriminal oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis yang merebut kekuasaan terhadap negara kami, kompleks pengayaan Natanz menjadi sasaran pagi ini," kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh kantor berita Tasnim, dilansir AFP, Sabtu (21/3/2026).

Ditambahkan bahwa "tidak ada kebocoran bahan radioaktif yang dilaporkan" di daerah tersebut di Iran tengah.

(dek/dek)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini