7 Jam Ditanyai Kongres AS, Hillary Clinton Ngaku Tak Kenal Epstein

7 Jam Ditanyai Kongres AS, Hillary Clinton Ngaku Tak Kenal Epstein

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 27 Feb 2026 14:33 WIB
Hillary Clinton berbicara kepada wartawan usai berjam-jam ditanyai komite pengawasan DPR AS soal hubungannya dengan Jeffrey Epstein (REUTERS/Shannon Stapleton)
Hillary Clinton berbicara kepada wartawan usai berjam-jam ditanyai komite pengawasan DPR AS soal hubungannya dengan Jeffrey Epstein (REUTERS/Shannon Stapleton)
New York -

Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton, yang juga mantan Ibu Negara AS, menghabiskan waktu hampir tujuh jam ditanyai komite Kongres AS, pada Kamis (26/2), mengenai hubungan masa lalu keluarganya dengan pelaku kejahatan seksual anak Jeffrey Epstein.

Hillary, seperti dilansir Reuters dan CNN, Jumat (27/2/2026), menegaskan dirinya tidak pernah bertemu Epstein dan tidak memiliki informasi untuk dibagikan soal aktivitas kriminal Epstein.

Sesi tanya-jawab oleh Komite Pengawasan DPR AS itu digelar secara tertutup, setelah permintaan Hillary agar sesi itu dibuka untuk publik menuai penolakan DPR AS yang dikuasai Partai Republik. Sesi ini digelar di Chappaqua, New York, dekat dengan tempat tinggal Hillary dan suaminya, mantan Presiden Bill Clinton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak ingat pernah bertemu dengan Epstein. Saya tidak pernah terbang dengan pesawatnya atau mengunjungi pulau, rumah, atau kantornya," kata Hillary dalam pernyataan yang dirilis saat dia masih memberikan kesaksian secara tertutup itu.

Sekitar tujuh jam kemudian, Hillary muncul di hadapan wartawan untuk menjelaskan kesaksian yang diberikannya di hadapan Komite Pengawasan DPR AS. Dia mengatakan dirinya telah "menjawab setiap pertanyaan mereka selengkap mungkin berdasarkan apa yang saya ketahui".

Kepada wartawan, Hillary menegaskan kembali bahwa dirinya tidak pernah bertemu dan tidak pernah berkomunikasi dengan Epstein. "Saya tidak tahu berapa kali saya harus mengatakan, 'Saya tidak mengenal Jeffrey Epstein'," ucapnya kepada wartawan.

Namun diakui oleh Hillary bahwa dirinya mengenal Ghislaine Maxwell, yang kini mendekam di penjara karena terlibat kejahatan seks Epstein. Disebut oleh Hillary bahwa Maxwell dikenalnya "secara biasa sebagai kenalan" dan bahwa Maxwell "datang sebagai pendamping dari seorang tamu yang diundang" ke pernikahan putrinya, Chelsea Clinton, pada tahun 2010 lalu.

Saat berbicara kepada wartawan, Hillary kembali mengkritik Partai Republik yang menguasai DPR AS karena "menolak untuk menggelar sidang terbuka" dan tidak mengizinkan awak media hadir dalam sesi tanya-jawab itu, sehingga dirinya terpaksa menjelaskan apa yang terjadi dalam sesi tertutup itu kepada wartawan.

Laporan CNN menyebut bahwa Hillary dalam pernyataan pembukaannya pada sesi tertutup itu, bertanya kepada para anggota parlemen AS soal mengapa komite yang dipimpin Partai Republik itu tidak memanggil pihak lainnya yang memiliki hubungan dengan Epstein, termasuk Presiden Donald Trump.

Ketua Komite Pengawasan DPR AS, James Comer, dari Partai Republik menolak gagasan untuk menghadirkan Trump di hadapan komite yang dipimpinnya.

"Presiden Trump telah menjawab ratusan, bahkan mungkin ribuan pertanyaan dari Anda semua tentang Epstein dan saya pikir dia sangat transparan dalam merilis dokumen-dokumen tersebut," ucap Comer saat berbicara kepada wartawan setelah kesaksian Hillary.

Selain Hillary, Bill Clinton dijadwalkan akan ditanyai oleh komite yang sama pada Jumat (27/2) waktu AS.

Lihat juga Video 'Giliran Bill & Hillary Clinton yang 'Dikorek' soal Jeffrey Epstein':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait