Trump Ngaku Berhasil Cegah Perang Nuklir India-Pakistan

Trump Ngaku Berhasil Cegah Perang Nuklir India-Pakistan

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 25 Feb 2026 14:19 WIB
Trump saat menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan Kongres AS (REUTERS/Kenny Holston)
Trump saat menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan Kongres AS (REUTERS/Kenny Holston)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim dirinya telah berperan dalam mengakhiri sedikitnya delapan perang di dunia selama masa jabatan keduanya sejauh ini. Salah satunya konflik antara India dan Pakistan, yang disebut oleh Trump dapat menjadi perang nuklir.

Klaim itu, seperti dilansir The New Indian Express, Rabu (25/2/2026), diucapkan Trump saat menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan Kongres AS pada Selasa (24/2) waktu setempat. Ini merupakan pidato kenegaraan pertama Trump sejak kembali ke Gedung Putih pada Januari 2025.

"Dalam 10 bulan pertama saya, saya telah mengakhiri delapan perang...termasuk Pakistan dan India, yang akan menjadi perang nuklir," kata Trump dalam pidato kenegaraannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia kemudian mengulangi klaim soal Perdana Menteri (PM) Pakistan, Shehbaz Sharif, mengatakan kepada dirinya bahwa sebanyak 35 juta orang akan tewas tanpa intervensinya untuk menghentikan pertempuran antara Islamabad dan New Delhi pada Mei 2025 lalu.

"Tiga puluh lima juta orang, kata Perdana Menteri Pakistan, akan mati jika bukan karena keterlibatan saya," klaim Trump dalam pidatonya.

Ini bukan pertama kalinya Trump melontarkan klaim serupa. Saat pertemuan Dewan Perdamaian di Washington DC pada 19 Februari lalu, Trump mengklaim bahwa "25 juta nyawa" diselamatkan ketika dia menghentikan perang India-Pakistan. Dia juga menyebut "jet-jet mahal" ditembak jatuh selama konflik tersebut.

India telah berulang kali membantah keterlibatan AS dalam tercapainya gencatan senjata dengan Pakistan. New Delhi secara konsisten menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Islamabad dicapai setelah pembicaraan langsung antara pejabat militer kedua negara.

Trump, dalam pidato kenegaraannya, juga menyebutkan beberapa konflik lainnya yang menurutnya telah dia bantu untuk diselesaikan. Dia memberikan apresiasi kepada Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, yang menjadi tim perunding AS.

"Kosovo dan Serbia, Israel dan Iran, Mesir dan Ethiopia, Armenia dan Azerbaijan, Kongo dan Rwanda, dan tentu saja perang di Gaza, Saya ingin berterima kasih kepada Steve Witkoff dan Jared Kusher atas bantuan Anda," ucap Trump.

Lebih lanjut, Trump mengatakan AS sedang memulihkan keamanan di dalam negeri dan di luar negeri.

"Kita dengan bangga memulihkan keselamatan bagi warga Amerika di dalam negeri dan kita juga memulihkan keamanan bagi warga Amerika di luar negeri. Negara kita tidak pernah sekuat ini," klaim Trump dalam pidatonya.

Tonton juga video "Trump Umumkan Tarif Global Naik Lagi Jadi 15%"

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait