Sedikitnya 12 unit jet tempur F-22 milik Amerika Serikat (AS) telah mendarat di pangkalan udara Israel pada Selasa (24/2) waktu setempat. Kehadiran jet-jet tempur AS ini dilaporkan saat ketegangan dengan Iran meningkat, dengan potensi perang semakin dekat.
Kedatangan jet tempur AS di pangkalan udara Israel itu, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (25/2/2026), dilaporkan oleh televisi lokal Israel KAN. Disebutkan bahwa kehadiran belasan jet tempur F-22 itu merupakan bagian dari pengerahan militer AS di kawasan Timur Tengah.
"Sebanyak 12 jet tempur F-22 AS mendarat sore ini di salah satu pangkalan Angkatan Udara Israel di wilayah selatan negara ini, sebagai bagian dari pengerahan Amerika di Timur Tengah," sebut KAN dalam laporannya pada Selasa (24/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laporannya, KAN menyebut jet tempur F-22 merupakan salah satu jet tempur paling canggih di dunia, yang hanya dimiliki oleh AS.
Jet tempur jenis tersebut, menurut laporan KAN, ditugaskan untuk "menembus wilayah musuh dan melumpuhkan sistem pertahanan udara dan instalasi radar".
Pengerahan jet tempur ini terjadi saat AS meningkatkan kehadiran militernya di wilayah Teluk Persia, ketika Presiden Donald Trump mengancam akan melakukan tindakan militer terhadap Iran jika perundingan nuklir yang saat ini kembali berlanjut gagal mencapai kesepakatan.
Para negosiator AS dan Iran dijadwalkan akan melanjutkan pembicaraan tidak langsung, yang dimediasi Oman, di Jenewa, Swiss, pada Kamis (26/2) besok.
Selama perundingan nuklir berlanjut, Trump mengancam akan menyerang Iran jika negara itu tidak mencapai kesepakatan mengenai isu-isu utama, dimulai dengan program nuklirnya. Dia mengeluarkan ultimatum langsung kepada Teheran: batasi program nuklir, batasi rudal, dan berhenti mempersenjatai proksi regional -- atau menghadapi "hal-hal yang sangat buruk".
Pekan lalu, Trump bahkan mengatakan dirinya sedang mempertimbangkan serangan terbatas jika Iran tidak mencapai kesepakatan dalam perundingan dengan AS.
AS telah mengerahkan dua kapal induknya ke kawasan Timur Tengah, dengan USS Abraham Lincoln telah berada di kawasan tersebut, sedangkan USS Gerald R Ford, yang merupakan kapal induk terbesar di dunia, dilaporkan telah tiba di pangkalan AS di Teluk Souda, Yunani.
Simak Video 'Dubes Ungkit Alasan Keluar Dewan HAM PBB: Kucilkan Negara Israel':











































