Terima Ancaman, PM Australia Albanese Dievakuasi dari Kediaman

Terima Ancaman, PM Australia Albanese Dievakuasi dari Kediaman

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Selasa, 24 Feb 2026 20:46 WIB
(FILES) Australias Prime Minister Anthony Albanese attends a press conference with Papua New Guineas Prime Minister James Marape after the signing of the Pukpuk treaty at Parliament House in Canberra on October 6, 2025. Australias prime minister p
Foto: PM Australia Anthony Albanese (AFP/DAVID GRAY)
Jakarta -

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese terpaksa dievakuasi dari kediaman resminya. Dia dievakuasi setelah mendapat ancaman keamanan.

Dilansir AFP, Selasa (24/2/2026), Albanese dievakuasi dari The Lodge, kediaman resminya di ibu kota Australia, Canberra. Stasiun televisi nasional ABC melaporkan bahwa ancaman tersebut menyebabkan Albanese dibawa ke lokasi terpisah selama beberapa jam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sebuah pernyataan, Kepolisian Federal Australia mengatakan mereka telah menanggapi "dugaan insiden keamanan" sekitar pukul 6 sore waktu setempat.

"Pencarian menyeluruh di sebuah tempat perlindungan telah dilakukan dan tidak ditemukan sesuatu yang mencurigakan," kata mereka.

"Tidak ada ancaman saat ini terhadap masyarakat atau keselamatan publik," lanjut dia.

Kantor perdana menteri mengatakan kepada ABC bahwa mereka mempercayai polisi "dan berterima kasih atas kerja mereka".

Lihat juga Video: Prabowo Terima Kunjungan PM Australia Anthony Albanese di Istana

(maa/jbr)


Berita Terkait