Semua bandara internasional yang ada di Moskow, ibu kota Rusia, terpaksa ditutup sementara pada Minggu (22/2) waktu setempat. Penutupan ini dilakukan setelah rentetan serangan drone Ukraina menghujani Rusia, dengan beberapa drone berhasil ditembak jatuh.
Penutupan sementara itu, seperti dilansir Press Trust of India dan NDTV, Senin (23/2/2026), berlaku terhadap empat bandara internasional yang ada di Moskow mulai Minggu (22/2) sore waktu setempat hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Otoritas penerbangan sipil Rusia, Rosaviatsia, dalam pernyataannya mengatakan bahwa pembatasan lalu lintas udara telah diberlakukan di empat bandara internasional yang ada di Moskow, yakni Bandara Domodedovo, Bandara Vnukovo, Bandara Zhukovsky, dan Bandara Sheremetyevo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemberlakuan pembatasan lalu lintas udara itu didasarkan oleh masalah keamanan, yang tidak disebutkan lebih lanjut.
Namun Wali Kota Moskow, Sergey Sobyanin, dalam pernyataan terpisah melaporkan bahwa sedikitnya 11 drone, atau kendaraan udara tak berawak (UAV), milik Ukraina telah ditembak jatuh dalam waktu satu jam pada Minggu (22/2) waktu setempat.
"Pertahanan udara telah mencegat UAV lainnya yang terbang menuju Moskow," kata Sobyanin dalam pernyataan via saluran Max miliknya.
"Dengan demikian, jumlah total drone yang ditembak jatuh mencapai 11 unit," sebutnya.
Saat perang melawan Ukraina memasuki tahun keempat, Rusia mengklaim bahwa rentetan drone Kyiv secara teratur menyerang berbagai wilayahnya, termasuk ibu kota Moskow.
Rusia sendiri juga menargetkan wilayah Ukraina dengan gelombang serangan rudal dan drone.
Lihat juga Video 'Detik-detik Ledakan di Lviv Ukraina Tewaskan Seorang Polisi':











































