Dubes AS Dikecam Buntut Klaim Israel Berhak Sebagian Besar Timur Tengah

Dubes AS Dikecam Buntut Klaim Israel Berhak Sebagian Besar Timur Tengah

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Minggu, 22 Feb 2026 10:46 WIB
US Ambassador to Israel Mike Huckabee. (AFP)
Foto: dok. AFP
Jakarta -

Pernyataan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Israel, Mike Huckabee, tentang Israel memiliki hak atas sebagian besar wilayah Timur Tengah menuai kecaman dari negara-negara Arab dan Muslim. Ucapan Huckabee dinilai tak dapat diterima.

Dilansir dari AP News, Minggu (22/2/2026), Huckabee menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara dengan komentator konservatif Tucker Carlson yang ditayangkan pada Jumat. Carlson mengatakan bahwa menurut Alkitab, keturunan Abraham akan menerima tanah yang saat ini pada dasarnya mencakup seluruh Timur Tengah. Dia kemudian bertanya kepada Huckabee apakah Israel memiliki hak atas tanah tersebut.

Huckabee menjawab 'tidak masalah jika mereka mengambil semuanya'. Namun ia menambahkan bahwa Israel tidak sedang berupaya memperluas wilayahnya dan memiliki hak atas keamanan di wilayah yang secara sah dikuasainya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Mesir, Yordania, Arab Saudi, Kuwait, Oman, Organisasi Kerja Sama Islam, dan Liga Negara-negara Arab.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan pernyataan Huckabee sebagai 'retorika ekstremis' dan 'tidak dapat diterima'. Saudi meminta Kemlu AS untuk mengklarifikasi posisinya.

Hal yang sama juga disampaikan Kementerian Luar Negeri Mesir yang menyebut pernyataan Huckabee sebagai 'pelanggaran terang-terangan' terhadap hukum internasional. Kemlu Mesir juga menyatakan Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki atau wilayah Arab lainnya.

"Pernyataan semacam ini, ekstremis dan tanpa dasar yang kuat, hanya akan memanaskan suasana serta membangkitkan sentimen keagamaan dan nasional," demikian pernyataan Liga Negara-negara Arab.

Tidak ada komentar langsung dari Israel maupun Amerika Serikat.

Dalam beberapa bulan terakhir, Israel berupaya memperdalam kontrol atas Tepi Barat yang diduduki. Israel memperluas pembangunan permukiman Yahudi, melegalkan pos-pos pemukiman, dan membuat perubahan birokrasi signifikan dalam kebijakannya di wilayah tersebut. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak akan mengizinkan Israel mencaplok Tepi Barat dan akan menghalangi langkah tersebut.

Selama puluhan tahun, Palestina menyerukan pembentukan negara merdeka di Tepi Barat dan Gaza dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, tuntutan yang didukung sebagian besar komunitas internasional.

Huckabee merupakan seorang Kristen evangelis dan pendukung kuat Israel serta gerakan permukiman di Tepi Barat. Dia telah lama menolak gagasan solusi dua negara bagi Israel dan Palestina. Dalam wawancara tahun lalu, ia mengatakan tidak percaya pada penyebutan keturunan Arab dari penduduk Palestina era mandat Inggris sebagai 'Palestina'.

Lihat juga Video: Israel Kembali Serang Jalur Gaza, 18 Orang Tewas

(knv/gbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini