Penahanan Singkat Eks Pangeran Andrew Adik Raja Charles

Penahanan Singkat Eks Pangeran Andrew Adik Raja Charles

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 21 Feb 2026 03:00 WIB
Terlibat Skandal Epstein: Yang Perlu Diketahui tentang Andrew
Foto: DW (News)
Jakarta -

Kepolisian sempat menahan adik Raja Charles III, Andrew Mountbatten-Windsor, terkait dugaan pelanggaran hukum saat memangku jabatan. Andrew diduga terkait dalam dokumen rahasia kejahatan seksual Amerika Serikat (AS), Jeffrey Epstein.

Andrew ditangkap pada Kamis (19/2) dan kemudian pada pukul 19.00 GMT (Jumat, pukul 02.00 WIB), Andrew tepantau telah meninggalkan kantor polisi Aylsham, sekitar 60km dari kediaman mantan pangeran tersebut di Sandringham.

"Pria yang sempat ditahan itu kini telah dilepaskan [tapi masih] dalam penyelidikan," rilis pernyataan Kepolisian Thames Valles.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain menahan Andrew, kepolisian sebelumnya telah melakukan penggeledahan di kediamannya di kawasan Sandringham, Norfolk, Inggris bagian timur.

ADVERTISEMENT

Penangkapan ini terjadi setelah Kepolisian Thames Valley mengatakan mereka sedang meninjau pengaduan terkait dugaan tersebut. Tindakan itu disebut berlangsung kala Andrew menjabat sebagai utusan perdagangan Kerajaan Bersatu (UK).

Sementara itu, Asisten Kepala Kepolisian Thames Valley, Oliver Wright, mengatakan: "Setelah peninjauan menyeluruh, sekarang kami telah membuka penyelidikan atas tuduhan pelanggaran jabatan publik."

"Penting bagi kami untuk menjaga integritas dan objektivitas penyelidikan kami saat bekerja sama dengan mitra kami untuk menyelidiki dugaan pelanggaran ini. Kami memahami atensi publik yang signifikan dalam kasus ini, dan kami akan memberikan informasi terbaru pada waktu yang tepat," tambahnya.

Andrew Bantah

Andrew Mountbatten Windsor, yang kehilangan gelar kerajaannya tahun lalu, telah membantah melakukan kejahatan apa pun.

Pria itu, yang hari ini genap berusia 66 tahun, juga membantah terlibat dalam pelanggaran apa pun terkait Epstein.

Ia pun belum menanggapi permintaan BBC untuk memberikan komentar atas tuduhan spesifik yang muncul setelah jutaan dokumen terkait Epstein dirilis pada Januari lalu.

Koresponden BBC di lingkungan Istana Kerajaan, Sean Coughlan, menyebut penangkapan ini tidak boleh dianggap bahwa Andrew sudah pasti bersalah dan hingga kini belum ada dakwaan yang dijatuhkan.

Kendati demikian, sebagaimana dilaporkan Sean Coughlan, peristiwa ini merupakan keterpurukan yang sangat jauh dari kemegahan Istana Buckingham dan Istana Windsor.

Komentar Raja Charles

Raja Charles maupun Istana Buckingham tidak mendapat pemberitahuan terlebih dahulu bahwa Andrew Mountbatten-Windsor akan ditangkap hari ini, demikian informasi yang diterima BBC News.

Setelah adiknya ditangkap, Raja Charles merilis pernyataan:

Saya menerima kabar dengan keprihatinan mendalam mengenai Andrew Mountbatten-Windsor serta kecurigaan adanya pelanggaran saat memangku jabatan publik.

Selanjutnya, proses yang utuh, adil, dan semestinya akan berjalan agar persoalan ini diselidiki dengan cara yang tepat dan oleh otoritas yang berwenang.

Dalam hal ini, seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, kami memberikan dukungan dan kerja sama sepenuhnya.

Izinkan saya menegaskan: hukum harus berjalan sebagaimana mestinya.

Seiring berjalannya proses ini, tidak tepat bagi saya untuk memberikan komentar lebih lanjut.

Sementara itu, keluarga saya dan saya akan terus menjalankan tugas dan pelayanan kami kepada Anda semua. Charles R.

Di tempat lain, Wakil Perdana Menteri David Lammy menanggapi penangkapan Andrew dengan mengatakan: "Sebagai menteri kehakiman dan seperti yang telah disampaikan perdana menteri tidak ada seorang pun di negara ini yang berada di atas hukum. Kini perkara tersebut merupakan penyelidikan polisi, yang harus berlangsung sebagaimana mestinya."

Trump: Sangat Buruk Bagi Kerajaan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara terkait penangkapan mantan Pangeran Inggris Andrew oleh kepolisian Inggris. Ia menyebut penangkapan itu memalukan.

"Saya pikir ini memalukan," kata Trump dilansir AFP, Jumat (20/2/2026).

Ia juga menyebut penangkapan ini sangat menyedihkan. Menurutnya, ini akan berdampak buruk bagi keluarga kerajaan.

"Saya pikir ini sangat menyedihkan. Saya pikir ini sangat buruk bagi keluarga kerajaan," kata Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One.

"Ini sangat, sangat menyedihkan," tambahnya.

Halaman 2 dari 3
(azh/azh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads