×
Ad

Inggris Belum Izinkan AS Pakai Pangkalan Militernya untuk Serang Iran

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 20 Feb 2026 12:16 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: REUTERS/Annabelle Gordon)
Jakarta -

Pemerintah Inggris dilaporkan belum memberikan izin kepada Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militernya guna mendukung potensi serangan AS terhadap Iran.

Sebuah laporan dari The Times mengatakan bahwa AS sedang menyusun laporan untuk menggunakan pangkalan RAF Fairford, yang merupakan markas armada pesawat pengebom Amerika di Eropa.

Dilansir Fox News, Jumat (20/2/2026), menurut The Times, Presiden AS Donald Trump dilaporkan berbicara dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada hari Selasa (17/2) lalu tentang rencana tersebut. Para pejabat Inggris dilaporkan khawatir bahwa memberikan izin kepada Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan RAF untuk serangan militer, dapat melanggar hukum internasional.

AS di masa lalu telah menggunakan pangkalan militer RAF (Angkatan Udara Kerajaan) Fairford di Gloucestershire, dan wilayah Diego Garcia di Samudra Hindia, untuk melakukan serangan di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah AS telah menekan Iran untuk menyetujui pembatasan program nuklirnya.

Presiden Donald Trump telah mengancam kemungkinan serangan, jika Iran gagal melakukannya. AS bahkan telah memindahkan kapal perang, pesawat terbang, dan aset militer lainnya ke wilayah Timur Tengah, sebagai persiapan untuk kemungkinan serangan.

Dilansir BBC, Jumat (20/2/2026), seorang juru bicara pemerintah Inggris mengatakan: "Ada proses politik yang sedang berlangsung antara AS dan Iran, yang didukung oleh Inggris.

"Iran tidak akan pernah boleh mengembangkan senjata nuklir, dan prioritas kami adalah keamanan di kawasan ini," imbuhnya.

Dalam unggahan di platform Truth Social miliknya, Trump mengatakan: "Jika Iran memutuskan untuk tidak membuat kesepakatan, mungkin perlu bagi Amerika Serikat untuk menggunakan Diego Garcia, dan lokasi Pangkalan Udara [RAF] di Fairford [Gloucestershire], untuk memberantas potensi serangan oleh rezim yang sangat tidak stabil dan berbahaya."

Baik RAF Fairford maupun Diego Garcia tidak digunakan dalam serangan AS yang dilakukan tahun lalu terhadap fasilitas nuklir Iran.




(ita/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork