5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 19 Feb 2026 17:57 WIB
Sistem peluncur roket raksasa dipamerkan Korut, diklaim mampu membawa hulu ledak nuklir (AFP PHOTO/KCNA VIA KNS)
Sistem peluncur roket raksasa dipamerkan Korut, diklaim mampu membawa hulu ledak nuklir (AFP PHOTO/KCNA VIA KNS)
Jakarta -

Korea Utara (Korut) memamerkan serangkaian peluncur roket berukuran besar yang diklaim memiliki kemampuan nuklir. Pengerahan militer Amerika Serikat (AS) secara besar-besaran di Timur Tengah menjadi dasar bagi potensi serangan berkelanjutan terhadap Iran, jika Presiden Donald Trump memberi perintah.

Sistem peluncur roket buatan Pyongyang itu diungkapkan ke publik menjelang digelarnya kongres penting Partai Buruh Korea yang berkuasa di negara terisolasi tersebut. Pemimpin Korut Kim Jong Un menyebut sistem senjata tersebut akan menangkal musuh.

Sementara itu, laporan media-media terkemuka AS, seperti CNN dan CBS, menyebut bahwa militer AS akan siap melancarkan serangan terhadap Iran paling cepat pada akhir pekan ini, meskipun Trump belum membuat keputusan akhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (19/2/2026):

- Warga Gaza Sambut Ramadan di Tengah Reruntuhan Masjid

ADVERTISEMENT

Bulan suci Ramadan di Jalur Gaza dimulai pada Rabu (18/2) waktu setempat, dengan warga Palestina yang kehilangan tempat tinggal dan tempat ibadah akibat rentetan serangan Israel, mendatangi reruntuhan masjid yang hancur atau tempat-tempat salat darurat yang terbuat dari terpal dan kayu.

Di Kota Gaza, yang merupakan kota paling padat di Jalur Gaza sebelum perang, seperti dilansir Reuters, Kamis (19/2/2026), kubah Masjid al-Hassaina kini hancur dan bertumpu di atas timbunan puing.

Halaman masjid yang dulunya digunakan para jemaah berkumpul, kini menjadi tempat keluarga-keluarga tidur dan memasak di antara reruntuhan. Jemuran pakaian juga memenuhi bekas halaman masjid tersebut.

- Korut Pamerkan Peluncur Roket Raksasa, Klaim Mampu Bawa Hulu Ledak Nuklir

Korea Utara (Korut) memamerkan serangkaian peluncur roket berukuran besar, yang diklaim memiliki kemampuan nuklir. Sistem peluncur roket buatan Pyongyang itu diungkapkan ke publik menjelang digelarnya kongres penting Partai Buruh Korea yang berkuasa di negara terisolasi tersebut.

Pemimpin Korut Kim Jong Un, seperti dilansir AFP, Kamis (19/2/2026), yang hadir dalam seremoni pengungkapan sistem peluncur roket tersebut di Pyongyang, diperkirakan akan merinci fase selanjutnya dalam program senjata nuklir Korut ketika membuka kongres Partai Buruh dalam beberapa hari mendatang.

Sistem peluncur roket multiple dengan ukuran 600 mm ini menjadi pusat perhatian saat persiapan kongres, yang berlangsung setiap lima tahun sekali itu, berlangsung. Kongres Partai Buruh Korea secara luas dianggap sebagai peristiwa politik terpenting di Korut.

- Semakin Memanas! AS Disebut Siap Serang Iran pada Akhir Pekan

Pengerahan militer Amerika Serikat (AS) secara besar-besaran di kawasan Timur Tengah, yang mencakup kapal perang, jet tempur, dan pesawat pengisi bahan bakar, dinilai meletakkan dasar bagi potensi serangan berkelanjutan terhadap Iran, jika Presiden Donald Trump memberi perintah.

Trump, yang memerintahkan serangan terhadap Iran tahun lalu, telah berulang kali mengancam Teheran dengan tindakan militer jika perundingan yang sedang berlangsung tidak mencapai kesepakatan pengganti untuk perjanjian nuklir yang dibatalkan Presiden AS itu sendiri pada tahun 2018 lalu.

Laporan media-media terkemuka AS, seperti CNN dan CBS, seperti dilansir AFP, Kamis (19/2/2026), menyebut bahwa militer AS akan siap melancarkan serangan terhadap Iran paling cepat pada akhir pekan ini, meskipun Trump belum membuat keputusan akhir.

- Eks Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dibui Seumur Hidup terkait Darurat Militer

Pengadilan Korea Selatan (Korsel) menyatakan mantan Presiden Yoon Suk Yeol bersalah atas dakwaan pemberontakan terkait penetapan darurat militer tahun 2024 lalu. Yoon dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan Korsel.

Dalam putusannya, seperti dilansir AFP, Kamis (19/2/2026), pengadilan Distrik Pusat Seoul menetapkan deklarasi darurat militer pada Desember 2024 oleh Yoon merupakan rencana yang disengaja untuk "melumpuhkan" Majelis Nasional, atau parlemen Korsel.

"Terhadap terdakwa Yoon Suk Yeol, kejahatan memimpin pemberontakan telah terbukti," kata hakim ketua Ji Gwi Yeon saat membacakan putusan pengadilan.

- Bayi Monyet 'Punch' Mendunia, Ditinggal Induk-Lengket dengan Boneka Orangutan

Seekor bayi monyet berusia tujuh bulan, yang bernama Punch, yang tinggal di sebuah kebun binatang di Jepang telah memikat hati orang-orang dari seluruh dunia setelah foto dan video yang menunjukkan dia memeluk dan menenteng boneka orangutan, ke mana pun dia pergi, menjadi viral di media sosial.

Punch yang merupakan bayi monyet jantan ini, seperti dilansir Bangkok Post dan news.com.au, Kamis (19/2/2026), lahir pada Juli 2025 dan dilaporkan ditelantarkan oleh induknya sendiri tak lama setelah dia lahir.

Karena bayi monyet secara naluriah berpegangan pada induknya untuk kehangatan dan keamanan, para staf Kebun Binatang Kota Ichikawa diharuskan memberikan perawatan sepanjang waktu untuk memastikan kesehatannya.

Tonton juga Video Terpopuler Sepekan: Smart Air Ditembaki di Papua-Setnov Muncul di DPR

Halaman 2 dari 2
(nvc/nvc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads