Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kapal induk kedua akan segera menuju Timur Tengah, meningkatkan ancaman militer terhadap Iran di tengah negosiasi mengenai program nuklirnya.
"Kapal itu akan segera berangkat," kata Trump kepada wartawan pada hari Jumat (13/2) waktu setempat, ketika ditanya tentang laporan bahwa kapal induk USS Gerald R. Ford akan dipindahkan dari Karibia ke Timur Tengah.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (14/2/2026):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Putra Shah Terakhir Serukan Intervensi Internasional di Iran
Putra Shah terakhir Iran yang hidup di pengasingan, Reza Pahlavi, kembali menyerukan intervensi internasional guna mendukung rakyat Iran. Tokoh oposisi yang bermukim di Amerika Serikat tersebut, juga mendesak warga Iran di dalam dan luar negeri untuk melanjutkan aksi-aksi demonstrasi menentang republik Islam tersebut.
Reza Pahlavi yang belum kembali ke negaranya sejak sebelum revolusi Islam 1979 yang menggulingkan monarki, mengatakan Iran membutuhkan "faktor penyeimbang" untuk menggulingkan otoritas ulama.
"Saya pikir banyak warga Iran di dalam dan luar negeri berharap bahwa intervensi yang akan menetralkan instrumen penindasan rezim akhirnya akan memberi kami kesempatan untuk solusi akhir," kata 'Putra Mahkota' Iran itu saat berbicara di Konferensi Keamanan Munich, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (14/2/2026).
- Polisi Prancis Tembak Mati Pria Berpisau di Arc de Triomphe Paris
Polisi Prancis menembak mati seorang pria bersenjata pisau di bawah Arc de Triomphe, setelah ia diduga mengancam petugas yang tengah bertugas dalam seremoni di landmark Paris tersebut.
Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (14/2/2026), pria itu ditembak beberapa kali oleh polisi pada Jumat (13/2) waktu setempat, saat ia mengancam petugas selama seremoni untuk menyalakan kembali api di makam prajurit tak dikenal, kata sumber polisi kepada AFP.
Salah satu petugas yang bertugas sebagai pengawal kehormatan, mengalami luka ringan akibat tusukan pisau, sebelum petugas lain melepaskan tembakan ke arah penyerang. Pria itu juga membawa gunting.
- CEO Pelabuhan Dubai Mundur Usai Terseret Skandal Epstein
Sultan Ahmed bin Sulayem mundur dari jabatannya sebagai CEO raksasa logistik DP World yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), setelah meningkatnya tekanan terkait hubungannya dengan terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
DP World mengumumkan pengunduran dirinya, "berlaku segera", pada hari Jumat (13/2) waktu setempat, dan menunjuk Essa Kazim sebagai ketua grup dan Yuvraj Narayan sebagai CEO baru. Foto Sulayem pun telah dihapus dari situs web perusahaan tersebut.
DP World, raksasa logistik di Dubai yang mengelola terminal pelabuhan di enam benua dan memainkan peran penting dalam infrastruktur perdagangan global, telah berada di bawah tekanan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir dari bisnis-bisnis yang bekerja sama dengannya.
- Trump Bicara soal Perubahan Rezim Iran: Hal Terbaik yang Bisa Terjadi
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara tentang perubahan rezim di Iran. Dia mengatakan bahwa perubahan rezim di Iran akan menjadi "hal terbaik yang bisa terjadi." Hal ini disampaikannya pada hari Jumat (13/2) waktu setempat, seiring dia memerintahkan kapal induk kedua untuk menuju Timur Tengah.
"Sepertinya itu akan menjadi hal terbaik yang bisa terjadi," kata Trump kepada wartawan di pangkalan militer Fort Bragg di Carolina Utara ketika seorang jurnalis bertanya apakah ia menginginkan "perubahan rezim" di Iran.
- Trump Umumkan Kapal Induk Terbesar Dunia Akan Berangkat ke Timur Tengah
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kapal induk kedua akan segera menuju Timur Tengah, meningkatkan ancaman militer terhadap Iran di tengah negosiasi mengenai program nuklirnya.
"Kapal itu akan segera berangkat," kata Trump kepada wartawan pada hari Jumat (13/2) waktu setempat, ketika ditanya tentang laporan bahwa kapal induk USS Gerald R. Ford akan dipindahkan dari Karibia ke Timur Tengah.
"Jika kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan membutuhkannya," cetusnya, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (14/2/2026)











































