Duta Besar (Dubes) Norwegia untuk Yordania dan Irak telah mengundurkan diri dari jabatannya setelah penyelidikan diluncurkan terkait hubungannya dengan pelaku kejahatan seksual Amerika Serikat, Jeffrey Epstein.
Mona Juul, yang memainkan peran kunci dalam negosiasi rahasia Israel-Palestina yang mengarah pada Perjanjian Oslo pada awal tahun 1990-an, termasuk di antara beberapa tokoh Norwegia terkemuka yang terseret dalam rilis dokumen terbaru Epstein.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (9/2/2026):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Israel Tingkatkan Kendali Atas Tepi Barat, Upaya Pencaplokan?
Kabinet keamanan Israel menyetujui serangkaian langkah untuk meningkatkan kendali atas Tepi Barat yang diduduki. Langkah tersebut membuka jalan bagi perluasan permukiman lebih lanjut di wilayah tersebut.
Wilayah yang diduduki Israel sejak tahun 1967 silam itu, akan membentuk bagian terbesar dari negara Palestina di masa depan, tetapi dipandang oleh banyak orang di kalangan sayap kanan religius sebagai tanah Israel.
Langkah tersebut, seperti dilansir AFP, Senin (9/2/2026), diumumkan oleh Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich dan Menteri Pertahanan Israel Katz dalam pernyataan gabungan yang dirilis pada Minggu (8/2) waktu setempat.
- Trump Kecam Super Bowl Halftime Show Tampilkan Bad Bunny: Sangat Buruk!
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kecaman pada pertunjukan paruh waktu Super Bowl yang menampilkan rapper asal Puerto Rico, Bad Bunny. Trump menyebut pertunjukan itu "sangat buruk" dan "salah satu yang terburuk".
Bad Bunny, yang memiliki nama asli Benito Antonio Martinez Ocasio, menjadi bintang utama pertunjukan paruh waktu Super Bowl LX yang digelar di Santa Clara, California, pada Minggu (8/2) waktu setempat. Dia membawa lagu-lagunya yang berbahasa Spanyol dan irama reggaeton ke pertunjukan futbol Amerika tahunan.
Artis berusia 31 tahun ini, yang baru saja memenangkan Album of the Year pada Grammy Awards untuk albumnya "DebΓ Tirar MΓ‘s Fotos" yang berbahasa Spanyol, merupakan pengkritik vokal Trump, terutama kebijakan deportasi massal, dan terang-terangan mendukung Kamala Harris dalam pilpres 2024 lalu.
- PM Sanae Takaichi Menang Telak dalam Pemilu Jepang
Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi meraih kemenangan telak dalam pemilu sela yang digelar pada Minggu (8/2) waktu setempat. Partai Demokratik Liberal (LDP) yang dipimpinnya memenangkan mayoritas dua pertiga kursi dalam majelis rendah yang berpengaruh di negara tersebut.
Kemenangan Takaichi dan LDP ini membuka jalan bagi pemotongan pajak yang dijanjikan pemerintahannya, yang mengguncang pasar keuangan, dan membuka jalan bagi pengeluaran militer lebih besar yang bertujuan untuk menangkal China.
Takaichi yang menjabat sebagai PM perempuan pertama Jepang sejak Oktober 2025, mengumumkan pada bulan lalu, digelarnya pemilu sela musim dingin yang jarang dilakukan, untuk memanfaatkan popularitasnya yang meroket sejak dia diangkat memimpin LDP yang sejak lama berkuasa di Jepang.
- Bocah WNI Tewas Usai Ditabrak Mobil di Singapura, Sopir Ditangkap
Seorang anak berusia 6 tahun asal Indonesia meninggal dunia usai ia dan ibunya ditabrak mobil di kawasan Chinatown Singapura. Pengendara mobil tersebut kini telah ditangkap otoritas Singapura.
Dilansir Channel News Asia, Senin (9/2/2026), pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas yang menewaskan anak berusia 6 tahun tersebut telah ditangkap. Ia ditangkap karena mengemudi tanpa pertimbangan yang wajar sehingga menyebabkan kematian.
Kepolisian Singapura sebelumnya mengatakan pengemudi mobil wanita berusia 38 tahun itu sedang membantu penyelidikan.
- Terseret Dokumen Jeffrey Epstein, Dubes Norwegia Mundur
Duta Besar (Dubes) Norwegia untuk Yordania dan Irak telah mengundurkan diri dari jabatannya setelah penyelidikan diluncurkan terkait hubungannya dengan pelaku kejahatan seksual Amerika Serikat, Jeffrey Epstein.
Mona Juul, yang memainkan peran kunci dalam negosiasi rahasia Israel-Palestina yang mengarah pada Perjanjian Oslo pada awal tahun 1990-an, termasuk di antara beberapa tokoh Norwegia terkemuka yang terseret dalam rilis dokumen terbaru Epstein.
"Ini adalah keputusan yang tepat dan perlu. Kontak Juul dengan pelaku pelecehan yang dihukum, Epstein, telah menunjukkan kesalahan penilaian yang serius," kata Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide dalam sebuah pernyataan pada Minggu (8/2) waktu setempat, dilansir kantor berita AFP, Senin (9/2/2025).
Tonton juga video "Trump Ngamuk Nonton Bad Bunny di Super Bowl: Tamparan di Muka Bagi AS"











































