Dua orang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban kecelakaan di Singapura, satu di antaranya anak perempuan (6) dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan itu. Seorang saksi mengungkapkan detik-detik peristiwa itu terjadi.
Dilansir AsiaOne, Senin (9/2/2026), peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/2) di Chinatown Singapura. Dua orang korban kecelakaan itu adalah ibu dan anak.
Seorang saksi yang berada di lokasi bernama Nguyen Thi Hanh mengunggah video suasana pasca-kecelakaan terjadi. Dalam video itu, terlihat ayah sang anak sedang menangis memeluk anak perempuannya yang sedang tidak sadarkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlihat ada satu unit mobil yang berhenti di sebelah korban, pengemudi mobil itu terlihat seorang wanita. Dalam video itu terlihat momen panik di mana petugas medis melakukan penanganan kepada anak tersebut.
Nguyen yang mengaku menyaksikan seluruh kejadian itu mengatakan kecelakan berawal ketika seorang wanita tidak fokus ketika mengemudikan mobilnya. Wanita pengendara mobil itu tidak melihat sekitar ketika menjalankan mobilnya.
"Seorang wanita sedang mengemudi keluar dari tempat parkir. Dia tidak melihat pejalan kaki di sebelah kanannya, dia hanya melihat ke kiri ketika berbelok ke kanan," kata Nguyen.
Menurut Nguyen, mobil wanita itu menabrak anak dan ibunya. Saat di lokasi, menurutnya hanya ada dua korban di sana.
"Pada saat kecelakaan, suaminya tidak bersamanya, hanya ibu dan anak perempuannya, dengan saya di belakang mereka," katanya.
Setelah kejadian itu, pria yang diduga ayah dari anak itu, katanya, muncul di tempat kejadian sekitar dua menit kemudian. Ia juga meminta pengemudi keluar dari mobil dan mencoba menjelaskan bahwa 'dia tidak melakukan kesalahan apa pun' kepadanya.
Sementara itu, polisi Singapura menerima laporan kecelakaan sekitar pukul 11.50 pagi waktu setempat. Polisi menerima laporan adanya kecelakaan antara mobil dengan pejalan kaki.
"Dua pejalan kaki perempuan, berusia enam dan 31 tahun, dibawa ke rumah sakit dalam keadaan sadar, di mana pejalan kaki perempuan berusia enam tahun tersebut kemudian meninggal dunia," kata polisi.
Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Singapura. Akibat peristiwa ini, sopir mobil itu perempuan berusia 38 tahun ditangkap karena dianggap lalai dalam mengemudi, saat ini penyelidikan masih berlangsung.
Lihat juga Video: Pemprov DKI Tanggung Biaya Perawatan Siswa Ditabrak Mobil MBG











































