Listrik di Ukraina Padam Usai Serangan Rusia, Ribuan Orang Kedinginan

Listrik di Ukraina Padam Usai Serangan Rusia, Ribuan Orang Kedinginan

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 04 Feb 2026 20:45 WIB
Listrik di Ukraina Padam Usai Serangan Rusia, Ribuan Orang Kedinginan
Ilustrasi. Warga Kyiv membeku kedinginan usai listrik padam (Foto: REUTERS/Alina Smutko)
Kyiv -

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pihaknya tengah berupaya memulihkan listrik di Kyiv dan berbagai daerah usai serangan Rusia. Serangan Rusia itu menargetkan sektor energi di Ukraina.

Dilansir BBC, Rabu (4/2/2026), Zelensky mengatakan lebih dari 1.100 gedung apartemen di ibu kota masih tanpa listrik. Rusia baru-baru ini melakukan serangan usai jeda selama seminggu karena cuaca dingin yang diminta Presiden AS Donald Trump.

Permintaan itu dilayangkan langsung kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Sementara itu, para pejabat AS, Ukraina, dan Rusia kembali bertemu di Abu Dhabi untuk membahas detail rencana perdamaian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hingga hari ini, situasi tersulit ada di Kyiv dan wilayah sekitarnya, Kharkiv dan wilayah sekitarnya, wilayah Sumy, dan wilayah Poltava," tulis Zelensky di media sosialnya.

ADVERTISEMENT

"Situasinya juga sulit di bagian lain Ukraina tengah, termasuk wilayah Dnipro dan Cherkasy," lanjutnya.

Dia mengatakan pihaknya bakal mengerahkan petugas perbaikan untuk membantu memulihkan aliran listrik. Dia mengatakan petugas telah kelelahan.

Warga terpaksa bermalam di stasiun metro Kyiv. Beberapa bahkan mendirikan tenda di peron untuk melindungi diri dari cuaca dingin yang membekukan.

Pihak berwenang mengimpor lebih banyak generator untuk mengatasi pemadaman listrik yang lebih lama. Sementara, petugas lain berupaya memperbaiki kerusakan pada sektor energi.

Di kota Kharkiv di bagian timur, sebuah pembangkit listrik mengalami kerusakan yang tidak dapat diperbaiki lagi. Menteri Energi Ukraina, Denys Shmyhal, mengatakan sistem energi di Ukraina membutuhkan waktu untuk diperbaiki, termasuk pembangkit listrik gabungan panas dan tenaga (CHP) Darnytsia di Kyiv, yang menurut Shmyhal telah rusak parah.

Tonton juga video "Zelensky Sebut Rusia Serang Kereta Api di Kharkiv, 4 Orang Tewas"

Halaman 2 dari 2
(isa/haf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads