Seorang pejabat Arab melaporkan Amerika Serikat (AS) dan Iran kemungkinan akan menggelar pertemuan di Turki pada 6 Februari mendatang. Pertemuan ini dilakukan di tengah ketegangan dua negara itu.
"Pertemuan antara negosiator AS dan pejabat senior Iran kemungkinan akan berlangsung pada hari Jumat di Turki," kata pejabat itu kepada AFP, Selasa (3/2/2026).
"Pertemuan potensial tersebut telah diatur setelah intervensi dari Mesir, Qatar, Turki, dan Oman," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Strategi Israel Komporin Trump Serang Iran |
Diketahui, hubungan AS dan Iran tidak bagus akhir-akhir ini. Beberapa waktu terakhir, AS meningkatkan kehadiran militernya dan memperkuat pertahanan udara di kawasan Timur Tengah, setelah Trump berulang kali mengancam Iran dan berupaya menekan negara tersebut untuk duduk di meja perundingan.
Iran pernah mengancam akan menutup Selat Hormuz, jika diserang. AS pun telah memperingatkan Iran agar tidak melakukan 'perilaku yang tak aman dan tidak profesional' di dekat pasukannya di wilayah tersebut.
Pemimpin Iran juga telah memperingatkan akan terjadinya konflik regional jika AS menyerangnya.
"Amerika Serikat harus tahu bahwa jika mereka memulai perang, kali ini bisa menjadi perang regional," kata pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Baca juga: Membaca Langkah China Jika AS Serang Iran |
Simak juga Video: Iran Tinjau Diplomasi dengan AS di Tengah Ancaman Perang Regional
(zap/yld)










































