5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Senin, 02 Feb 2026 17:33 WIB
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev (Foto: Sputnik/Alexei Maishev/Pool via REUTERS/File photo Purchase Licensing Rights)
Jakarta -

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, mengatakan bahwa dunia menjadi tempat yang semakin berbahaya, tetapi dia mengaku tidak ingin Moskow terseret ke dalam konflik global.

Medvedev yang menjabat Presiden Rusia periode tahun 2008-2012, kini menjadi pejabat keamanan senior Kremlin. Dia menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, semacam politbiro modern yang terdiri atas pejabat paling berpengaruh Kremlin yang dipimpin langsung oleh Presiden Vladimir Putin.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (2/2/2026):

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

- Drone Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 12 Orang Tewas

Serangan drone Rusia menghantam sebuah bus yang mengangkut para pekerja tambang di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina bagian timur, pada Minggu (1/2) waktu setempat. Sedikitnya 12 orang tewas akibat serangan drone tersebut.

ADVERTISEMENT

Dituturkan kepolisian setempat, seperti dilansir AFP, Senin (2/2/2026), bahwa bus tersebut sedang melaju di sekitar area Ternivka, sebuah kota yang berjarak sekitar 65 kilometer dari garis depan pertempuran, ketika serangan drone melanda.

Kepala administrasi militer regional Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, mengatakan bahwa drone yang menghantam bus di wilayahnya itu merupakan "drone musuh", yang merujuk pada Rusia.

- Jenderal Top AS-Israel Bertemu di Tengah Ketegangan dengan Iran

Para jenderal terkemuka Amerika Serikat (AS) dan Israel melakukan pembicaraan di Pentagon atau Departemen Pertahanan AS. Pembicaraan ini digelar saat ketegangan dengan Iran semakin meningkat.

Pertemuan antara Jenderal Dan Caine, yang menjabat Ketua Kepala Staf Gabungan AS, dan Jenderal Eyal Zamir, yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, ini diungkapkan oleh dua sumber pejabat AS, yang enggan disebut namanya, seperti dikutip Reuters, Senin (2/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung tertutup di Pentagon ini digelar pada Jumat (30/1) waktu setempat, dan baru terungkap ke publik pada Minggu (1/2). Pertemuan jenderal-jenderal AS dan Israel ini tidak dilaporkan oleh media-media sebelumnya.

- Israel Ingin AS Serang Iran, Tapi Trump Lebih Condong ke Diplomasi

Israel dilaporkan menginginkan Amerika Serikat (AS) untuk menyerang Iran. Namun, Presiden AS Donald Trump disebut lebih memilih diplomasi, dengan tujuan akhir mengakhiri program nuklir Teheran.

Informasi tersebut, seperti dilansir media Turki, TRT World, Senin (2/2/2026), diungkapkan oleh sejumlah pejabat Israel, yang enggan disebut namanya, setelah dilakukannya pertemuan para jenderal top AS dan Israel di Pentagon atau Departemen Pertahanan AS pada Jumat (30/1) waktu setempat.

Pertemuan antara Jenderal Dan Caine, yang menjabat Ketua Kepala Staf Gabungan AS, dan Jenderal Eyal Zamir, yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, itu tidak dilaporkan oleh media-media sebelumnya, dan baru terungkap ke publik pada Minggu (1/2) waktu setempat.

- Ular Tiba-tiba Muncul di Stasiun Kereta Australia, Penumpang Panik!

Kemunculan seekor ular di salah satu peron di sebuah stasiun kereta di Sydney, Australia, memicu kepanikan. Para penumpang tidak berani melintasi peron tersebut, bahkan ada yang memilih untuk berlari menjauh, saat mendapati keberadaan hewan melata tersebut.

Insiden tersebut menunjukkan bahwa tidak ada tempat yang aman dari hewan liar yang menyeramkan di negara tersebut.

Momen kemunculan ular itu, seperti dilansir AFP, Senin (2/2/2026), terekam video yang menunjukkan seekor ular berukuran kecil menggeliat di atas peron di salah satu stasiun di kota Sydney. Insiden itu disebut terjadi pada Minggu (1/2) malam waktu setempat.

- Rusia Bilang Dunia Kian Berbahaya, Tapi Tak Mau Konflik Global

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, mengatakan bahwa dunia menjadi tempat yang semakin berbahaya, tetapi dia mengaku tidak ingin Moskow terseret ke dalam konflik global.

Medvedev yang menjabat Presiden Rusia periode tahun 2008-2012, kini menjadi pejabat keamanan senior Kremlin. Dia menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, semacam politbiro modern yang terdiri atas pejabat paling berpengaruh Kremlin yang dipimpin langsung oleh Presiden Vladimir Putin.

Pernyataan terbaru Medvedev itu, seperti dilansir Reuters, Senin (2/2/2026), disampaikan dalam wawancara dengan sejumlah media, termasuk Reuters, bersama kantor berita TASS, dan blogger perang Rusia, WarGonzo, yang dilakukan di kediamannya di luar Moskow.

Tonton juga video "Ukraina Dingin Ekstrem, Trump Minta Putin Tak Serang Kyiv Seminggu"

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads