Jenderal Top AS-Israel Bertemu di Tengah Ketegangan dengan Iran

Jenderal Top AS-Israel Bertemu di Tengah Ketegangan dengan Iran

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 02 Feb 2026 12:12 WIB
Jenderal Top AS-Israel Bertemu di Tengah Ketegangan dengan Iran
Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, berbicara dalam konferensi pers bersama Presiden Donald Trump pada awal Januari ini (dok. AFP)
Washington DC -

Para jenderal terkemuka Amerika Serikat (AS) dan Israel melakukan pembicaraan di Pentagon atau Departemen Pertahanan AS. Pembicaraan ini digelar saat ketegangan dengan Iran semakin meningkat.

Pertemuan antara Jenderal Dan Caine, yang menjabat Ketua Kepala Staf Gabungan AS, dan Jenderal Eyal Zamir, yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, ini diungkapkan oleh dua sumber pejabat AS, yang enggan disebut namanya, seperti dikutip Reuters, Senin (2/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung tertutup di Pentagon ini digelar pada Jumat (30/1) waktu setempat, dan baru terungkap ke publik pada Minggu (1/2). Pertemuan jenderal-jenderal AS dan Israel ini tidak dilaporkan oleh media-media sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun para pejabat AS yang dikutip Reuters itu tidak memberikan rincian tentang diskusi tertutup antara Caine dan Zamir.

ADVERTISEMENT

Seorang pejabat Israel, yang tidak disebut namanya, seperti dilansir media Turki, TRT World, mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump ingin melakukan negosiasi dengan Iran, yang menurut pejabat tersebut, akan mengarah pada pembongkaran program nuklir Teheran.

Tetapi Tel Aviv, sebut pejabat Israel tersebut, lebih menginginkan agar AS menyerang Iran.

Israel bahkan memperingatkan AS bahwa menahan diri dari tindakan tersebut akan memiliki "konsekuensi", termasuk apa yang mereka gambarkan sebagai kemajuan Iran dalam memperoleh senjata nuklir.

Para pejabat Israel juga menyampaikan "kekhawatiran" mereka kepada rekan-rekan mereka di AS mengenai program nuklir Iran.

Beberapa waktu terakhir, AS meningkatkan kehadiran militernya dan memperkuat pertahanan udara di kawasan Timur Tengah, setelah Presiden Donald Trump berulang kali mengancam Iran dan berupaya menekan negara tersebut untuk duduk di meja perundingan.

Pemimpin Iran telah memperingatkan akan terjadinya konflik regional jika AS menyerangnya.

Simak juga Video 'Parlemen Iran: Militer Negara-negara Eropa Kelompok Teroris':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads