×
Ad

Eks Kepala Kepolisian Dhaka Divonis Mati terkait Pembunuhan Demonstran

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 26 Jan 2026 17:34 WIB
Momen unjuk rasa besar-besaran di Bangladesh menuntut PM Sheikh Hasina mundur pada Agustus 2024 (dok. AP/Rajib Dhar)
Dhaka -

Pengadilan Bangladesh menjatuhkan hukuman mati terhadap mantan Kepala Kepolisian Dhaka, Habibur Rahman, yang buron. Vonis mati ini berkaitan dengan tindak kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan saat menindak keras para demonstran selama pemerintahan mantan Perdana Menteri (PM) Sheikh Hasina.

Dua kolega senior Rahman dari Kepolisian Dhaka juga dijatuhi hukuman mati.

Ketiga pejabat tinggi kepolisian ini, seperti dilansir AFP, Senin (26/1/2026), diadili secara in-absentia karena keberadaan mereka tidak diketahui saat ini.

Vonis mati ini, yang dibacakan hakim dalam dalam persidangan pada Senin (26/1) waktu setempat ini, dijatuhkan menjelang pemilu yang dijadwalkan pada 12 Februari mendatang. Pemilu ini akan menjadi yang pertama di Bangladesh sejak penggulingan Hasina pada Agustus 2024.

Lima mantan pejabat tinggi kepolisian lainnya dijatuhi hukuman penjara dengan masa hukuman yang berbeda-beda.

Kasus yang menjerat para petinggi kepolisian ini berkaitan dengan pembunuhan enam demonstran di Dhaka pada 5 Agustus 2024, ketika Hasina melarikan diri ke India saat para demonstran menyerbu kediamannya.

"Pasukan kepolisian... melepaskan tembakan dengan senjata mematikan... menyebabkan kematian enam orang tersebut," kata hakim Golam Mortuza Mozumder saat membaca putusannya di pengadilan di ibu kota Dhaka pada Senin (26/1).

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hingga 1.400 orang tewas antara Juli hingga Agustus 2024 ketika pemerintahan Hasina melancarkan operasi brutal untuk membungkam para demonstran.




(nvc/dhn)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork