Memanas, Iran dan Amerika Serikat saling ancam. Presiden AS Donald Trump mengancam bahwa Iran akan dimusnahkan "dari muka bumi", jika Teheran berhasil membunuh pemimpin AS tersebut.
Iran dan Amerika Serikat sama-sama mengancam perang skala besar jika pemimpin kedua negara tersebut dibunuh.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (21/1/2026):
- Pembunuh Eks PM Jepang Shinzo Abe Dibui Seumur Hidup
Pengadilan Jepang menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap Tetsuya Yamagami, seorang pria yang dinyatakan bersalah atas pembunuhan mantan Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe pada tahun 2022 lalu.
Vonis terhadap Yamagami dijatuhkan pengadilan selang tiga tahun setelah pembunuhan pada siang hari bolong yang menggemparkan dunia pada tahun 2022.
Hakim Shinichi Tanaka, seperti dilansir AFP dan Reuters, Rabu (21/1/2026), menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap Yamagami dalam sidang putusan yang digelar di sebuah pengadilan di kota Nara pada Rabu (21/1) waktu setempat.
- Air Force One Bermasalah, Trump Ganti Pesawat-Telat 3 Jam ke Davos
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan terlambat sekitar tiga jam ke Davos, Swiss, untuk menghadiri Forum Ekonomi Dunia (WEF) usai pesawat kepresidenan Air Force One mengalami "masalah kelistrikan kecil" sesaat setelah lepas landas.
Insiden itu memaksa Air Force One, yang membawa Trump dan rombongannya, terbang kembali ke Joint Base Andrews di dekat Washington DC pada Selasa (20/1) malam waktu AS. Trump kemudian harus berganti pesawat untuk melanjutkan penerbangan ke Davos.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, seperti dilansir AFP, Rabu (21/1/2026), mengatakan bahwa insiden itu membuat Trump mengalami keterlambatan untuk tiba di Davos dan bergabung dengan para pemimpin dunia lainnya dalam WEF.
- Korut Produksi Material untuk Bikin 10-20 Senjata Nuklir Setahun
Korea Utara (Korut) disebut sedang memproduksi material nuklir yang cukup untuk merakit hingga 20 senjata nuklir setiap tahunnya. Pyongyang juga terus mengembangkan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang mampu untuk menyerang daratan Amerika Serikat (AS).
(ita/ita)