Sebuah crane di lokasi pembangunan jalan tol di pinggiran ibu kota Thailand, Bangkok ambruk pada hari Kamis (15/1). Insiden ini menewaskan dua orang. Peristiwa ini terjadi sehari setelah sebuah crane jatuh menimpa kereta penumpang di Thailand, menewaskan 32 orang.
Dilansir kantor berita AFP, Kamis (15/1/2026), crane tersebut jatuh pada Kamis pagi di Jalan Tol Rama II yang sedang dibangun di provinsi Samut Sakhon, di pinggiran Bangkok, dengan "dua orang tewas dan tidak ada yang terluka", kata kepala kepolisian setempat, Sitthiporn Kasi kepada AFP dari lokasi kejadian.
Media lokal melaporkan bahwa insiden tersebut terjadi di depan Hotel Paris Inn Garden, dengan rekaman yang menunjukkan awan debu dan puing-puing berserakan di lokasi setelah sebuah crane besar ambruk menimpa struktur beton yang ditinggikan.
Jalan Tol Rama II menjadi lokasi beberapa proyek infrastruktur utama, termasuk pembangunan jalan tol, yang telah mengalami beberapa kecelakaan fatal dalam beberapa tahun terakhir, sehingga dijuluki "Jalan Kematian".
Insiden pada hari Kamis tersebut terjadi setelah insiden tragis serupa, yaitu ambruknya crane di provinsi Nakhon Ratchasima, timur laut Bangkok, sehari sebelumnya.
Crane besar yang digunakan dalam pembangunan proyek kereta api cepat yang didukung China tersebut, roboh pada pada Rabu (14/1) pagi, menimpa kereta penumpang di bawahnya. Sedikitnya 32 orang tewas dalam insiden itu.
Kepolisian setempat mengatakan bahwa crane tersebut tiba-tiba roboh dan jatuh ke rel biasa di bawahnya. Pada saat bersamaan, sebuah rangkaian kereta penumpang yang berangkat dari Bangkok menuju ke Ubon Ratchathani melaju kencang dan menghantam crane raksasa yang roboh tersebut.
(ita/ita)