5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 09 Jan 2026 16:58 WIB
Tentara Brasil (Foto: Reuters)
Jakarta -

Brasil mengerahkan pasukan ke dekat perbatasan dengan Venezuela, menyusul serangan Amerika Serikat (AS) yang berujung penangkapan Presiden Nicolas Maduro pada akhir pekan lalu. Pengerahan ini semakin meningkatkan ketegangan di kawasan Amerika Latin.

Pengerahan pasukan itu, seperti dilansir Al Jazeera, Jumat (9/1/2026), diatur dalam dekrit pemerintah Brasil yang diterbitkan pada Kamis (8/1) waktu setempat.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (9/1/2026):

- Trump Tarik AS Keluar dari 66 Organisasi Dunia, Ini Alasannya

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik negaranya dari 66 organisasi internasional, yang menandai semakin mundurnya Washington dari kerja sama global. Apa sebenarnya alasan di balik keputusan Trump tersebut?

Trump, seperti dilansir Associated Press, Jumat (9/1/2026), telah menandatangani perintah eksekutif yang menangguhkan dukungan AS untuk 66 organisasi internasional, badan juga komisi global, menyusul peninjauan pemerintahannya terhadap partisipasi dan pendanaan untuk semua organisasi internasional.

Sebagian besar yang menjadi target dari perintah eksekutif terbaru Trump itu merupakan organisasi, badan, komisi, panel penasihat yang terkait dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang fokus pada iklim, tenaga kerja, migrasi, dan isu-isu lainnya.

- Kedutaan Qatar Rusak Buntut Serangan Besar-besaran Rusia di Ukraina

Serangan besar-besaran Rusia di Ukraina merusak 20 bangunan perumahan di ibu kota Ukraina, Kyiv dan pinggirannya. Gedung kedutaan Qatar juga rusak akibat serangan drone Rusia.

Serangan ini dilakukan Rusia setelah Moskow menolak proposal negara-negara Barat untuk mengakhiri invasi yang telah berlangsung hampir empat tahun lamanya.

Kyiv adalah kota yang paling parah terkena serangan terbaru Rusia tersebut, dengan empat orang tewas dan setidaknya 25 orang terluka.

- Trump Niat Beri Rp 1,6 M untuk Bujuk Warga Greenland Gabung AS

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang membahas opsi mengirimkan pembayaran, jumlahnya bisa mencapai US$ 100.000 (Rp 1,6 miliar), untuk setiap warga Greenland, sebagai upaya membujuk mereka agar bersedia memisahkan diri dari Denmark dan bergabung dengan AS.




(ita/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork