×
Ad

Rusia Kutuk Serangan AS terhadap Venezuela, Serukan Dialog

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 03 Jan 2026 18:56 WIB
Asap mengepul dari Bandara La Carlotta menyusul rentetan ledakan yang terdengar di Caracas, ibu kota Venezuela, pada Sabtu (3/1) dini hari (AP Photo/Matias Delacroix)
Moskow -

Otoritas Rusia mengutuk aksi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari waktu setempat. Moskow menegaskan tidak ada pembenaran yang dapat diterima untuk serangan Washington tersebut.

Rusia, seperti dilansir AFP dan CNN, Sabtu (3/1/2026), juga menyebut "permusuhan ideologis" telah mengalahkan diplomasi. Venezuela merupakan sekutu terpenting Rusia di kawasan Amerika Selatan, meskipun Kremlin tidak pernah menawarkan bantuan kepada Caracas jika terjadi konflik dengan AS.

"Pagi ini, Amerika Serikat melakukan aksi agresi bersenjata terhadap Venezuela. Ini sangat mengkhawatirkan dan patut dikutuk," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataannya pada Sabtu (3/1) waktu setempat.

"Dalih yang digunakan untuk membenarkan tindakan tersebut tidak dapat diterima. Permusuhan ideologis telah mengalahkan pragmatisme bisnis," sebut pernyataan tersebut.

Pernyataan itu tidak secara langsung menyebut Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang menurut Presiden AS Donald Trump, telah ditangkap selama aksi militer pada Sabtu (3/1) dini hari di negara Amerika Selatan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Rusia menegaskan kembali solidaritasnya untuk Venezuela.

"Kami menegaskan kembali solidaritas kami dengan rakyat Venezuela dan dukungan kami terhadap tindakan kepemimpinan Bolivarian yang bertujuan untuk melindungi kepentingan nasional dan kedaulatan negara," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Momen serangan udara AS menghujani wilayah Venezuela Foto: via REUTERS/VIDEO OBTAINED BY REUTERS




(nvc/idh)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork