5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 30 Agu 2025 18:59 WIB
Presiden AS Donald Trump (dok. REUTERS/Nathan Howard)
Jakarta -

Pengadilan banding federal Amerika Serikat (AS) memutuskan bahwa sebagian besar tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump adalah ilegal. Trump memberikan reaksi keras dengan menyebut putusan itu keliru, dan bersumpah akan melawan hingga ke Mahkamah Agung AS.

Putusan pengadilan banding AS tersebut memperkuat putusan pengadilan lebih rendah, yang sebelumnya menyatakan bahwa Trump telah melampaui kewenangannya dalam memanfaatkan kekuatan ekonomi darurat untuk mengenakan bea masuk yang luas.

Sementara itu, Trump menyebut jika tarif dihapuskan, maka "akan menjadi bencana besar" bagi AS. Dia menilai tidak adanya tarif "akan membuat kita lemah secara finansial, dan kita harus kuat".

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (30/8/2025):

- Tok! Pengadilan AS Nyatakan Tarif Global Trump 'Ilegal'

Pengadilan banding federal Amerika Serikat (AS) pada Jumat (29/8) waktu setempat memutuskan bahwa sebagian besar tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump, yang telah menjungkirbalikkan perdagangan global, adalah ilegal.

Namun demikian, pengadilan AS mengizinkan tarif Trump untuk tetap berlaku saat ini, memberikannya waktu untuk melanjutkan kasus ini ke Mahkamah Agung.

Dari total 11 panel hakim pengadilan banding AS untuk Sirkuit Federal, seperti dilansir AFP, Sabtu (30/8/2025), sebanyak tujuh hakim menyatakan tarif Trump itu ilegal, sedangkan empat hakim lainnya menyatakan sebaliknya.

- Turki Tutup Wilayah Udara dan Pelabuhan untuk Pesawat-Kapal Israel

Otoritas Turki menutup wilayah udara dan pelabuhannya untuk pesawat dan kapal-kapal Israel. Langkah tersebut dimaksudkan untuk memprotes perang yang terus berkecamuk di Jalur Gaza, di mana serangan-serangan Tel Aviv merenggut banyak nyawa warga Palestina.

Hubungan antara Ankara dan Tel Aviv, seperti dilansir AFP dan Associated Press, Sabtu (30/8/2025), telah hancur akibat perang yang berkecamuk di Jalur Gaza. Turki memutuskan hubungan perdagangan langsung dengan Israel sejak Mei tahun lalu.

Ankara juga menuntut gencatan senjata permanen dan akses masuk bagi bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.




(nvc/nvc)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork