Sebuah mobil menabrak kerumunan orang di kota Evreux, Prancis bagian utara, pada Sabtu (30/8) dini hari waktu setempat. Sedikitnya satu orang tewas dan lima orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Jaksa wilayah Evreux, Remi Coutin, dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Sabtu (30/8/2025), menyebut insiden mobil menabrak kerumunan itu terjadi di luar sebuah wine bar yang ada di kota Evreux, wilayah Normandia, pada Sabtu (30/8) dini hari, sekitar pukul 04.00 waktu setempat.
Dilaporkan oleh jaksa Coutin bahwa "terjadi pertengkaran" antara seorang perempuan muda dan beberapa pria sebelum insiden itu terjadi. Penyebab pertengkaran tersebut tidak diketahui secara jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut jaksa Coutin, insiden mobil menabrak kerumunan itu terjadi secara disengaja.
"Seseorang diduga pergi mengambil kendaraan, dan secara sengaja melaju mundur dengan kecepatan tinggi ke arah kerumunan orang di luar tempat tersebut," kata jaksa Coutin dalam pernyataannya.
Dia menambahkan bahwa insiden itu "memanas dan berakhir dengan tragedi yang mengerikan".
Jaksa Coutin menyebutkan bahwa sedikitnya satu orang tewas seketika di lokasi insiden, sedangkan lima orang lainnya mengalami luka-luka, dengan dua orang di antaranya kini dalam kondisi kritis di rumah sakit.
"Sangat disayangkan, jumlah korban sangat banyak," ucapnya.
Penyelidikan telah diluncurkan terhadap insiden itu, dengan jaksa setempat menyelidikinya sebagai dugaan pembunuhan dan percobaan pembunuhan.
Jaksa Prancis mengesampingkan motif "teroris" atau rasisme dalam insiden tersebut.
Disebutkan jaksa Prancis bahwa dua pria dan seorang wanita telah ditangkap terkait insiden mematikan tersebut.
Lihat juga Video: Sederet Fakta Mobil Tabrak Fans Liverpool Lukai 50 Orang