5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 28 Agu 2025 17:33 WIB
A Palestinian girl Jana Ayad, who is malnourished, according to medics, lies on a bed as her mother, Nasma Ayad, sits beside her, holding her hand, as she receives treatment at a hospital in Gaza City, amid a worsening hunger crisis, July 29, 2025. REUTERS/Mahmoud Issa
Anak-anak di Gaza kelaparan hingga terlalu lemah untuk menangis (Foto: REUTERS/Mahmoud Issa)
Jakarta -

Penderitaan anak-anak Gaza yang kelaparan, sungguh memilukan. Mereka bahkan terlalu lemah untuk bisa menangis.

Hal ini diungkapkan kepala badan amal internasional, Save the Children yang berbicara dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang konflik Israel-Palestina. Menurut Inger Ashing, kepala NGO tersebut, kelaparan -- yang dinyatakan oleh PBB pekan lalu terjadi di Gaza -- bukan sekadar istilah teknis semata.

"Ketika tidak ada cukup makanan, anak-anak menjadi sangat kekurangan gizi, dan kemudian mereka meninggal secara perlahan dan menyakitkan. Secara sederhana, inilah yang dimaksud dengan kelaparan," kata Ashing, dilansir kantor berita AFP, Kamis (28/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (28/8/2025):

ADVERTISEMENT

- Kim Jong Un Inspeksi Latihan Pasukan Khusus dan Sniper

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menginspeksi latihan pasukan khusus dan penembak jitu (sniper) negara tersebut pada hari Rabu (27/8) waktu setempat.

Kantor berita resmi Korea Utara, KCNA melaporkan, seperti dilansir NK News, Kamis (28/8/2025), bahwa Kim menginspeksi latihan "para sniper dan tentara unit operasi khusus yang ditugaskan untuk misi khusus." Dia menyebut mereka "pemburu yang membunuh tentara musuh dengan keterampilan menembak jitu 100% akurat di medan perang."

Dalam kesempatan tersebut, pemimpin negeri komunis itu juga memeriksa senapan laras panjang "generasi baru" yang didistribusikan ke unit-unit militer. Dia menyebutnya sebagai senjata "presisi jarak jauh" yang unggul. Dia juga menyerukan modernisasi persenjataan serta pengembangan taktik perang yang inovatif.

- Duduki Kantor Bos untuk Protes Israel, 2 Pegawai Microsoft Dipecat

Dua pegawai Microsoft dipecat setelah berpartisipasi dalam aksi menduduki kantor presiden perusahaan untuk memprotes hubungan perusahaan dengan Israel, yang sedang melancarkan perang di Gaza.

Seorang juru bicara Microsoft mengatakan bahwa para karyawan tersebut dipecat setelah "pelanggaran serius terhadap kebijakan perusahaan dan kode etik kami" yang berasal dari "pembobolan di kantor eksekutif."

Anna Hattle dan Riki Fameli menerima pesan suara yang memberi tahu bahwa mereka dipecat, kata kelompok protes No Azure for Apartheid dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita Reuters dan Al Arabiya, Kamis (28/8/2025).

- Besar-besaran, Serangan Rudal-Drone Rusia Tewaskan 10 Orang di Kyiv

Pasukan Rusia melancarkan serangan rudal dan drone besar-besaran ke Kyiv, ibu kota Ukraina. Rentetan serangan itu menewaskan 10 orang, melukai 38 orang, dan merusak bangunan-bangunan tempat tinggal serta bangunan lainnya di tujuh distrik.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan serangan itu, yang juga menewaskan seorang anak, menunjukkan kepada dunia tentang jawaban Rusia atas diplomasi di tengah upaya Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang.

"Rusia memilih balistik, bukan meja perundingan," kata Zelenskyy di media sosial X, dilansir kantor berita Reuters dan Al Arabiya, Kamis (28/8/2025). Dia pun menyerukan sanksi baru terhadap Rusia. "Rusia memilih untuk terus membunuh, bukan mengakhiri perang," cetusnya.

- Tegang! Jerman Kerahkan Jet Tempur Cegat Pesawat Pengintai Rusia

Tegang! Jet-jet tempur Jerman dikerahkan untuk mencegat sebuah pesawat pengintai Rusia yang terbang di atas Laut Baltik.

Media Jerman, Deutsche Welle melaporkan bahwa dua jet tempur Jerman, Eurofighter lepas landas dari pangkalan udara Rostock-Laage di Jerman setelah pesawat Rusia tersebut terlihat terbang di wilayah udara internasional di atas Laut Baltik pada Selasa lalu.

Dilansir media Independent, Kamis (28/8/2025), pesawat Il-20 milik Rusia tersebut terlihat dengan transponder dimatikan dan tanpa rencana penerbangan yang diajukan. Komando udara NATO memberi perintah untuk mencegat pesawat tersebut.

- Memilukan! Anak-anak Gaza yang Kelaparan Terlalu Lemah untuk Menangis

Penderitaan anak-anak Gaza yang kelaparan, sungguh memilukan. Mereka bahkan terlalu lemah untuk bisa menangis.

Hal ini diungkapkan kepala badan amal internasional, Save the Children yang berbicara dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang konflik Israel-Palestina. Menurut Inger Ashing, kepala NGO tersebut, kelaparan -- yang dinyatakan oleh PBB pekan lalu terjadi di Gaza -- bukan sekadar istilah teknis semata.

"Ketika tidak ada cukup makanan, anak-anak menjadi sangat kekurangan gizi, dan kemudian mereka meninggal secara perlahan dan menyakitkan. Secara sederhana, inilah yang dimaksud dengan kelaparan," kata Ashing, dilansir kantor berita AFP, Kamis (28/8/2025).

Halaman 3 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads