Besar-besaran, Serangan Rudal-Drone Rusia Tewaskan 10 Orang di Kyiv

Besar-besaran, Serangan Rudal-Drone Rusia Tewaskan 10 Orang di Kyiv

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 28 Agu 2025 14:47 WIB
People stand at the site of a building housing the local branch of the British Council after it was hit during Russian missile and drone strikes, amid Russias attack on Ukraine, in Kyiv, Ukraine, August 28, 2025. REUTERS/Alina Smutko
Kerusakan akibat serangan udara Rusia di ibu kota Ukraina, Kyiv (Foto: REUTERS/Alina Smutko)
Jakarta -

Pasukan Rusia melancarkan serangan rudal dan drone besar-besaran ke Kyiv, ibu kota Ukraina. Rentetan serangan itu menewaskan 10 orang, melukai 38 orang, dan merusak bangunan-bangunan tempat tinggal serta bangunan lainnya di tujuh distrik.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan serangan itu, yang juga menewaskan seorang anak, menunjukkan kepada dunia tentang jawaban Rusia atas diplomasi di tengah upaya Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang.

"Rusia memilih balistik, bukan meja perundingan," kata Zelenskyy di media sosial X, dilansir kantor berita Reuters dan Al Arabiya, Kamis (28/8/2025). Dia pun menyerukan sanksi baru terhadap Rusia. "Rusia memilih untuk terus membunuh, bukan mengakhiri perang," cetusnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Otoritas kota Kyiv melaporkan setidaknya 38 orang terluka saat operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung, dengan layanan darurat memadamkan api dan menyisir puing-puing bangunan yang hancur.

ADVERTISEMENT

Ledakan-ledakan menerangi langit malam di ibu kota selama peringatan serangan udara. Peringatan tersebut berlangsung selama lebih dari sembilan jam, dengan kepulan asap menutupi langit saat drone terbang di atas.

Angkatan Udara Ukraina mengatakan telah menembak jatuh 563 dari 598 drone dan 26 dari 31 rudal yang diluncurkan Rusia dalam serangan di seluruh negeri pada Rabu (27/8) malam waktu setempat.

Angkatan Udara mencatat serangan di 13 lokasi dan puing-puing jatuh di 26 lokasi.

"Sayangnya, gaya Rusia ini khas dalam serangan-serangan mereka," tulis Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer Kyiv, di Telegram.

"Serangan gabungan, dari berbagai arah. Dan sistematis, menargetkan bangunan tempat tinggal biasa," ujarnya.

Rusia yang menyangkal menargetkan warga sipil, telah meningkatkan serangan udara dalam beberapa bulan terakhir di kota-kota Ukraina yang jauh dari garis depan perang.

Para pejabat Ukraina mencatat banyak bangunan yang mengalami kerusakan, termasuk beberapa blok apartemen bertingkat tinggi.

Simak juga Video: Mencekam! Suasana Usai Drone Rusia Serang Permukiman di Ukraina

Halaman 3 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads